Polda Metro Jaya Bongkar Laboratorium Gelap Produksi Etomidate di Apartemen Jakarta Utara

banner 468x60

JAKARTA, RadarJakarta.id — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik tindak pidana narkotika berupa clandestine laboratory atau laboratorium gelap produksi etomidate yang beroperasi di sebuah unit apartemen kawasan Jakarta Utara. Pengungkapan kasus ini bermula dari pengembangan informasi yang disampaikan Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta terkait adanya paket mencurigakan yang diduga berisi bahan narkotika.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan dilakukan pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, tim Subdirektorat 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan control delivery terhadap paket jasa pengiriman yang ditujukan ke salah satu apartemen di wilayah Jakarta Utara.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Dalam rangkaian pengawasan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial DJ di area lobi apartemen,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Berdasarkan hasil penggeledahan di unit apartemen yang bersangkutan, polisi menemukan satu paket narkotika jenis etomidate dengan berat bruto sekitar 100 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan berbagai peralatan yang diduga kuat digunakan untuk kegiatan produksi narkotika.

Barang bukti yang disita antara lain tabung laboratorium, alat suntik, timbangan digital, alat aduk berbahan kaca, sejumlah bahan kimia, serta perlengkapan pendukung lainnya yang mengindikasikan aktivitas produksi narkotika secara ilegal.

Pengembangan kasus kemudian berlanjut ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, tim kembali mengamankan seorang warga negara asing asal Tiongkok berinisial HW di Terminal 2F.

“Dari tangan tersangka HW, petugas menyita plastik kemasan yang diduga akan digunakan sebagai pembungkus cartridge vape berisi cairan etomidate,” kata Budi.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa kedua tersangka diduga kuat dikendalikan oleh seorang pengendali berinisial C yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan berada di luar negeri.

Budi menambahkan, bahan baku etomidate yang berhasil diamankan tersebut diperkirakan dapat diolah menjadi sekitar 30 liter cairan, atau setara dengan kurang lebih 15.000 cartridge vape etomidate siap edar.

“Pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, guna memutus mata rantai peredaran narkotika secara bersama-sama.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.