Persiapan Purna Tugas, Syam Basrijal Dorong Ajudan Miliki Mentalitas Entrepreneur

Founder Restorasi Jiwa Indonesia (RJI), Syam Basrijal. (Foto: Ist)
banner 468x60

Masa Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian

Lebih lanjut, Syam pun mengajak kepada para peserta untuk senantiasa mau melihat masa transisi karier dari perspektif yang lebih luas. Menurutnya, alih profesi bukan berarti meninggalkan masa lalu. Pengalaman masa lalu justru merupakan modal yang perlu dibawa menuju tingkat kebermanfaatan berikutnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Disiplin seorang ajudan dapat menjadi fondasi. Pengalaman menghadapi tekanan dapat menjadi ketangguhan. Kemampuan membaca situasi dapat berkembang menjadi business judgement. Jaringan dapat menjadi modal sosial. Sementara integritas menjadi fondasi kepercayaan ketika seseorang memasuki dunia usaha dan kepemimpinan,” tukasnya.

Dengan perspektif tersebut, purna tugas tidak lagi dilihat sebagai berakhirnya produktivitas, tetapi sebagai peralihan medan pengabdian: dari pelaksana menjadi pencipta nilai, dari menjalankan sistem menuju membangun sistem, dan dari orientasi penghasilan menuju penciptaan aset, manfaat, serta warisan.

“Profesi boleh berubah, tetapi integritas, disiplin, dan karakter harus tetap menjadi fondasi. Ketika pikiran bawah sadar diprogram untuk bertumbuh, kesadaran selaras dengan hukum kehidupan, dan tindakan dijalankan secara konsisten, seseorang tidak hanya berhasil membangun bisnis, tetapi juga membangun dirinya menjadi manusia yang mampu menciptakan nilai, membuka peluang, dan meninggalkan warisan bagi generasi berikutnya,” pungkas Syam Basrijal.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.