Menghidupkan Budaya Peduli: Bendum FPMM Opal Ohoitenan Salurkan Bantuan ke Lapas Kelas 1 Cipinang

Menghidupkan Budaya Peduli: Bendum FPMM Opal Ohoitenan Salurkan Bantuan ke Lapas Kelas 1 Cipinang
Bendum FPMM Opal Ohoitenan Salurkan Bantuan ke Lapas Kelas 1 Cipinang
banner 468x60

RADAR JAKARTA | Jakarta – Keluarga besar Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur. Minggu, 27 April 2025.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Bendahara Umum FPMM, Opal Ohoitenan, mewakili Ketua Umum FPMM, Umar Kei Ohoitenan,  terdiri dari 200 karton sembako supermi, 200 kardus air mineral, 8 kipas angin, dan 200 rak telur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari misi FPMM untuk menghidupkan budaya peduli sesama yang telah menjadi tradisi masyarakat Indonesia selama ratusan tahun.

Wahid Wibowo, Kepala Lapas Cipinang, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada FPMM atas bantuan yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa dukungan dari masyarakat sangat berarti bagi warga binaan, memberikan mereka harapan dan semangat untuk berubah.

“Warga Lapas Cipinang masih terus menerima kepedulian sosial dari masyarakat di Jakarta, baik secara perorangan maupun kelompok. Hal ini sangat menguatkan hati kami, bahwa kami tidak sendirian,” ungkap Wahid.

Wahid Wibowo menambahkan bahwa dengan adanya kepedulian dari masyarakat, warga Lapas Cipinang merasakan cinta dan perhatian, yang secara spiritual dan psikologis mendorong mereka untuk melakukan perubahan diri ke arah yang lebih baik.

Ia berharap budaya peduli sosial ini terus dihidupkan dan tidak dilupakan oleh masyarakat Indonesia dalam membangun bangsa dan negara.

Sementara itu Opal Ohoitenan menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini lahir dari rasa kemanusiaan dan iman kepada Allah.

“Organisasi kami didirikan atas dasar iman kepada Allah, sehingga kami wajib melakukan kebaikan kepada sesama sesuai perintah Allah dan Nabi Muhammad SAW. FPMM harus bisa berkontribusi positif kepada masyarakat, apa pun bentuk bantuan itu,” ujarnya.

Sejak didirikan, FPMM telah menjadikan misi kemanusiaan sebagai bagian integral dari identitas organisasi. Dalam berbagai kesempatan, Umar Kei Ohoitenan menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, mengingat bahwa harta yang dimiliki tidak ada artinya jika tidak disertai dengan rasa empati kepada mereka yang membutuhkan.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana solidaritas dan kepedulian sosial dapat memberikan dampak positif bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan, serta memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.