BONDOWOSO, Radarjakarta.id – Di tengah semarak bazar pangan murah, prajurit Yonif 514/Sabaddha Yudha Kostrad menunjukkan aksi heroik yang menginspirasi banyak orang. Bersama BULOG, Yonif 514 menggelar Gerakan Pangan Murah di Balai Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Bondowoso, Jumat (15/08/2025).
Sebanyak 2 ton beras dijual dengan harga terjangkau Rp57.000 per 5 kilogram, dengan pembelian maksimal 10 kilogram per warga agar distribusi merata. Antusiasme warga terlihat sejak pagi; mereka berbondong-bondong datang untuk memperoleh beras murah yang sangat membantu di tengah harga beras yang tinggi.
Kegiatan ini berjalan tertib berkat pengawasan anggota Yonif 514, Polsek Curahdami, perangkat desa, serta mahasiswa KKN UNEJ Jember. Semua pihak memastikan tidak ada penimbunan dan setiap warga mendapatkan haknya.
Momen paling menyentuh datang dari Kopda Mohammad Arqam, putra Bima, Nusa Tenggara Barat. Saat melihat seorang nenek kesulitan berjalan, ia tanpa ragu menggendong sang nenek hingga sampai rumah. Aksi sederhana ini menjadi simbol kepedulian TNI terhadap rakyat, yang menjadi “ibu kandung” setiap prajurit.
Komandan Yonif 514/Sabaddha Yudha Kostrad, Letkol Infanteri Ugroseno, melalui Wadanyon Kapten Infanteri Hakim Alif Fianto, menyatakan, “Kegiatan ini adalah bukti kecintaan prajurit Yonif 514 Sabaddha Yudha terhadap masyarakat. Kolaborasi dengan BULOG ini bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh harga beras terjangkau, sekaligus menghadirkan TNI yang dekat dan peduli.”
Gerakan Pangan Murah Yonif 514 bukan sekadar penjualan beras, tetapi juga cermin kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan yang menyentuh hati masyarakat Bondowoso, menginspirasi banyak pihak untuk menebar kebaikan dalam keseharian.***
Ksatria Sabaddha Yudha: Prajurit Kostrad Gendong Nenek di Bazar Beras Murah










