SAMARINDA, Radarjakarta.id – Kobaran api menggemparkan kawasan permukiman di Rawa Indah, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. Dua rumah warga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Situasi kebakaran di kawasan permukiman menjadi perhatian karena bangunan warga di sejumlah wilayah Palaran memiliki material yang relatif mudah terbakar. Dalam kondisi seperti itu, kecepatan penanganan menjadi faktor penting untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain.
Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur turut bergerak cepat melalui tim respons bencana untuk membantu penanganan di lokasi. Kehadiran personel Brimob merupakan bagian dari respons kepolisian terhadap situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat sekaligus pengamanan kawasan.
Pengalaman Brimob Kaltim dalam menangani berbagai kejadian kebakaran sebelumnya menunjukkan pola respons yang mengedepankan kecepatan, koordinasi dan dukungan peralatan pemadaman. Pada penanganan kebakaran Pasar Sepinggan pada 31 Juli 2026, misalnya, Batalyon A Pelopor mengerahkan tim patroli, Tim Respons Bencana serta dua unit Armored Water Cannon (AWC) untuk membantu pemadaman bersama petugas Damkar.
Respons serupa juga pernah dilakukan Brimob Kaltim dalam sejumlah kejadian kebakaran di wilayah Kalimantan Timur. Situs resmi Satbrimob Polda Kaltim mencatat Tim Respons Bencana sebagai salah satu unsur yang diterjunkan dalam penanganan keadaan darurat, termasuk kebakaran rumah warga.
Penanganan kebakaran di Palaran juga membutuhkan koordinasi lintas unsur. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda sebelumnya mencatat kebakaran permukiman di kawasan Palaran dapat melibatkan sejumlah posko, unit pemadam dan relawan untuk memastikan api tidak meluas.
Kejadian kebakaran di kawasan Palaran bukan persoalan baru. Pada April 2025, kebakaran di Kelurahan Rawa Makmur menghanguskan sejumlah bangunan dan menyebabkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal. Kondisi permukiman yang padat membuat upaya melokalisasi api menjadi sangat penting.
Gerak cepat personel Brimob bersama unsur pemadam dan relawan menjadi bagian penting dalam memastikan api segera dikendalikan, sekaligus melindungi warga dan bangunan di sekitar lokasi. Untuk penyebab pasti kebakaran, tingkat kerugian dan ada tidaknya korban, diperlukan keterangan resmi dari petugas yang melakukan pendataan di lapangan.|Maya*











