KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Seluruh Penumpang Selamat Jalur Jakarta–Cikampek Lumpuh Sementara

banner 468x60

BEKASI, Radarjakarta.id – Insiden anjlokan kereta api kembali terjadi di jalur utama utara Jawa. Kereta Api Purwojaya relasi Gambir–Kroya dilaporkan anjlok di kawasan Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 14.14 WIB.

Dua gerbong bagian belakang keluar dari rel, menyebabkan jalur Jakarta–Cikampek sementara tidak bisa dilintasi.

Menurut keterangan resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta, seluruh penumpang yang berjumlah 232 orang dinyatakan selamat dan telah dievakuasi ke tempat aman. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka serius dalam kejadian tersebut.

“Begitu laporan diterima, petugas langsung menuju lokasi untuk memastikan keselamatan penumpang dan mengevakuasi gerbong yang keluar jalur,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, dalam keterangannya, Sabtu sore.

Insiden terjadi ketika KA Purwojaya tengah melintas di jalur km 56+½ Stasiun Kedunggedeh. Dua gerbong bagian belakang dilaporkan keluar dari rel, dengan salah satunya dalam posisi miring. Sementara itu, bogie (roda bawah kereta) pada salah satu gerbong terlepas.

Masinis segera menghentikan rangkaian kereta dan melapor ke pusat kendali operasi KAI. Tim teknis dan keamanan dari KAI bersama pihak kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pengamanan area.

“Penumpang dievakuasi dengan aman, sementara tim kami melakukan pemeriksaan terhadap kondisi rel dan sarana untuk memastikan keamanan jalur,” tambah Ixfan.

Peristiwa ini menyebabkan gangguan operasional di jalur Jakarta–Cikampek, baik untuk kereta jarak jauh maupun sebagian perjalanan komuter. Hingga berita ini diturunkan, jalur hulu dan hilir masih dalam proses perbaikan oleh tim teknis KAI dibantu Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan dan gangguan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk segera menormalisasi perjalanan dan memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi pengguna jasa kereta api,” ungkapnya.

Hingga kini, penyebab pasti anjlokan masih dalam tahap investigasi teknis. Tim pemeriksa KAI tengah menelusuri faktor kemungkinan kerusakan rel, kondisi sarana, atau faktor eksternal lainnya.

Beberapa perjalanan kereta dari arah Jakarta ke Jawa Tengah dan sebaliknya dialihkan sementara melalui jalur selatan. Petugas keamanan juga melakukan penghalauan warga yang sempat berkerumun di sekitar lokasi kejadian.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.