Jakarta Bangkit! 350 Ormas Bersatu Lawan Premanisme

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta – Sebuah momen bersejarah tercipta di jantung ibu kota ketika lebih dari 350 organisasi masyarakat (ormas) dari berbagai penjuru Jakarta bersatu dalam satu suara: melawan premanisme demi Jakarta yang lebih aman dan beradab.

Acara bertajuk “Bersama Lawan Premanisme untuk Jakarta yang Lebih Aman dan Beradab” berlangsung penuh semangat di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat. Suasana kebersamaan yang membara mewarnai deklarasi akbar ini, yang digagas sebagai bentuk nyata perlawanan terhadap aksi premanisme yang selama ini meresahkan warga.

Deklarasi ini didukung penuh oleh Polda Metro Jaya, yang diwakili oleh Wadir Binmas PMJ AKBP Gede Pasek, SIK., MAP. Ia menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah konkret menuju Jakarta yang benar-benar aman.

“Premanisme adalah ancaman nyata bagi kenyamanan dan ketertiban. Hari ini, kita tegaskan bahwa Jakarta bukan tempat bagi para pelaku premanisme,” tegas Gede dalam sambutannya.

Tokoh-Tokoh Ormas Terkemuka Bersatu

Deklarasi monumental ini dihadiri tokoh-tokoh besar dari berbagai ormas ternama, antara lain:

H. Agus Salim (Laskar Merah Putih)

KH. Lutfi Hakim (FBR)

H. M. Ichsan (Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia)

Ilyas Abdullah (Pemuda Pancasila)

H. Fahira Fahmi Idris (Kebangkitan Jawara dan Pengacara)

Robinson Nanisela (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia)

Ngadiyo (Senkom Mitra Polri)

Fajar Darmawan (Pejuang Siliwangi Indonesia 1922)

H. Umar Key (Forum Komunikasi Muslim Maluku Bersatu) dan puluhan tokoh lain dari Sabang sampai Merauke yang mewakili wajah beragam Indonesia di ibu kota.

Tiga Poin Deklarasi: Tekad Bersama Lawan Premanisme

Dalam deklarasi bersama, para ormas menyuarakan tiga tekad utama:

1. Menolak segala bentuk aksi premanisme.

2. Mendukung langkah tegas Polri dalam memberantas premanisme.

3. Siap melaporkan setiap tindakan premanisme di lingkungan masing-masing.

Sinergi Rakyat & Polisi: Kunci Jakarta Aman

AKBP Gede Pasek menutup acara dengan ajakan kuat kepada seluruh masyarakat agar menjadi mata dan telinga aparat dalam menciptakan kota yang bebas dari teror preman.

“Tanpa dukungan masyarakat, mustahil menciptakan Jakarta yang kondusif. Laporkan, jangan takut. Ini rumah kita bersama.”

Deklarasi ini menjadi sinyal keras bahwa era ketakutan akibat premanisme di Jakarta sedang menuju akhir. Rakyat telah bersuara. Jakarta bersatu. Premanisme harus enyah!

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.