Isu Reshuffle Kabinet, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Isu reshuffle kabinet kembali mengemuka dan menjadi perbincangan hangat di kompleks parlemen. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono buka suara, menegaskan dirinya belum mengetahui rencana perubahan posisi menteri di Kabinet Merah Putih.
“Saya belum pernah dengar. Saya baru dengar sekarang,” ujar Sugiono, Selasa (27/1/2026). Ia menekankan, keputusan reshuffle adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. “Itu pertanyaannya harusnya ditujukan ke Presiden. Itu kan haknya Presiden me-reshuffle,” tambahnya.

Isu reshuffle sebelumnya telah dibantah oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Menurutnya, hingga saat ini belum ada agenda Presiden untuk merotasi kabinet. “Belum, belum, belum ada,” katanya, Senin (19/1).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Spekulasi semakin memanas setelah Thomas Djiwandono dipindahkan dari posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Pergeseran ini membuka kursi Wamenkeu yang kini ramai diperbincangkan siapa penggantinya. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Juda Agung sebagai kandidat kuat.

“Kelihatannya. Saya sudah ketemu dengan beliau (Juda) dan kelihatannya dia salah satu calon yang kuat,” kata Purbaya di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa (27/1). Juda Agung dikenal sebagai ekonom senior dan bankir sentral, menjabat Deputi Gubernur BI 2022–2027, serta memiliki pengalaman luas di Bank Indonesia dan International Monetary Fund (IMF).

Sementara itu, nama Budisatrio Djiwandono disebut bakal masuk jajaran eksekutif pemerintah, menggantikan Sugiono sebagai Menlu. Budi, yang saat ini Wakil Ketua Komisi I DPR RI, menanggapi santai kabar tersebut. “Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I,” ujarnya.

Isu pergeseran Sugiono ke posisi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) disebut analis sebagai reposisi strategis, bukan reshuffle penuh. Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai langkah ini merupakan bagian dari strategi “rangkul semua mitra koalisi” Presiden Prabowo.

Selain itu, muncul spekulasi di Kementerian Komunikasi dan Digital. Nama Angga Raka Prabowo disebut kuat menggantikan Meutya Hafid sebagai Menkomdigi, meski Meutya memilih bungkam saat dikonfirmasi wartawan.

Reposisi menteri, pergantian strategis, hingga kursi kosong di kabinet kini menjadi sorotan publik. Meski banyak rumor beredar, Menlu Sugiono tetap menegaskan bahwa informasi resmi tetap berada di tangan Presiden.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.