BOGOR, Radarjakarta.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan terkait dugaan ledakan di area tambang serta kabar adanya pekerja yang terjebak di Tambang Emas Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, tidak benar alias hoaks.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh General Manager PT Aneka Tambang Tbk, Nilus Rahmat, yang membantah keras isu tersebut dan memastikan tidak pernah terjadi insiden sebagaimana yang ramai diperbincangkan publik.
“Informasi mengenai adanya ledakan di area tambang dan pekerja yang terjebak itu tidak benar,” tegas Nilus Rahmat, Kamis (15/1/2026).
Nilus memastikan hingga saat ini seluruh aktivitas operasional pertambangan PT Aneka Tambang Tbk di Tambang Emas Gunung Pongkor berjalan normal, aman, dan terkendali, serta dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang berlaku.
Manajemen ANTAM, lanjut Nilus, senantiasa mengedepankan aspek keselamatan pekerja dan pengelolaan risiko di seluruh wilayah operasional perusahaan. Setiap kejadian penting maupun kondisi darurat akan disampaikan secara terbuka dan resmi melalui kanal komunikasi perusahaan.
Seiring maraknya penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut, ANTAM mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarluaskan kabar yang belum terverifikasi kebenarannya. Publik diminta untuk mengacu pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan maupun sumber yang kredibel.
PT Aneka Tambang Tbk menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan pekerja, keberlanjutan operasional, serta kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab.











