[HOAX] TNI Garuda Hitam Tewas di Gaza: Ini Fakta Sebenarnya

banner 468x60

RADAR JAKARTA| Jakarta – Baru-baru ini, pesan berantai di WhatsApp yang mengklaim bahwa Letkol Inf Wisnu bersama 40 anggota pasukan khusus TNI Garuda Hitam gugur dalam misi di Gaza, Palestina, menyebar cepat dan menghebohkan. Disebutkan dalam pesan tersebut, mereka tewas akibat serangan udara gabungan Israel dan AS pada Jumat malam, 25 April 2025, setelah sebelumnya berhasil menghancurkan gudang senjata milik Israel di Gaza. Sebuah video yang menyertai pesan ini menunjukkan seorang pria mengenakan seragam TNI, mengaku bahwa seluruh pasukan Indonesia diserang dan dibunuh dalam serangan tersebut.

Namun, kabar ini langsung dibantah dengan tegas oleh TNI! Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, menyatakan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. Tidak ada laporan resmi dari TNI mengenai keterlibatan pasukan Indonesia dalam operasi militer di Gaza, apalagi unit bernama “Garuda Hitam” yang dikabarkan terlibat.

Kenapa Hoaks Ini Bisa Cepat Menyebar?

Salah satu alasan mengapa pesan ini bisa cepat menyebar adalah karena menyentuh isu yang sangat sensitif: bantuan kemanusiaan Indonesia untuk Palestina. Indonesia memang aktif dalam memberikan bantuan kemanusiaan di tengah konflik yang terus berlangsung di Gaza, tetapi partisipasi tersebut sama sekali tidak melibatkan pasukan tempur.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Gaza?

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sementara itu, di Gaza, kondisi kemanusiaan semakin memprihatinkan. Lebih dari 360 tenaga medis telah ditangkap oleh pasukan Israel, dan hanya sedikit rumah sakit yang masih beroperasi. Lebih dari 40.000 anak telah menjadi yatim piatu, dan ratusan lainnya meninggal dunia karena terlambat mendapatkan perawatan medis.

Situasi di Gaza semakin buruk seiring dengan meningkatnya serangan Israel dan pemutusan akses ke kebutuhan pokok seperti air, makanan, dan obat-obatan.

Komitmen Indonesia untuk Palestina

Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung rakyat Palestina, namun melalui jalur diplomatik dan bantuan kemanusiaan. Salah satu contohnya adalah misi pengiriman bantuan kemanusiaan dengan menggunakan air dropping atau penerjunan bantuan melalui udara yang dilakukan oleh TNI Angkatan Udara pada April 2024. Ini adalah bagian dari upaya Indonesia untuk memberikan bantuan vital di tengah blokade yang menghalangi akses darat ke Gaza.

Pesan Penting untuk Masyarakat
Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hoaks yang beredar hanya akan menambah keresahan dan kebingungan, serta dapat merusak upaya kemanusiaan yang sudah dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Kita semua harus lebih cerdas dalam menyaring informasi yang diterima, agar tidak terjebak dalam penyebaran berita palsu yang justru memperburuk keadaan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.