NIAS, RadarKepanikan melanda warga di sejumlah wilayah Sumatera Utara setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang Nias Selatan, Selasa malam (2/12/2025) pukul 20.16 WIB. Banyak warga berlarian keluar rumah saat guncangan terjadi, terutama yang berada di wilayah pesisir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di laut, 96 kilometer tenggara Nias Selatan, dengan koordinat 0,38° LU dan 98,66° BT pada kedalaman 31 kilometer. Meski terjadi di laut, BMKG menegaskan tidak ada potensi tsunami yang ditimbulkan dari gempa tersebut.
Getaran gempa dirasakan cukup kuat di beberapa daerah dengan skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Warga di Sibolga dan Humbang Hasundutan merasakan guncangan pada skala III MMI, sementara getaran lebih ringan dirasakan di Nias Barat dan Padang Sidempuan pada skala II hingga I MMI. Pada skala ini, guncangan terasa seperti truk besar melintas, kaca bergetar, dan benda gantung terlihat bergoyang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Namun, sejumlah warga mengaku tetap memilih berada di luar rumah untuk mengantisipasi gempa susulan. BMKG mengingatkan warga agar tetap waspada dan hanya mengikuti informasi dari sumber resmi.
Melalui akun resmi di platform X, BMKG menyampaikan peringatan singkat: “Mag: 5.0, 02-Des-25 20:16 WIB, kedalaman 31 km, tidak berpotensi tsunami. Tetap waspada gempa susulan.” Unggahan tersebut langsung ramai dibagikan dan menjadi sorotan publik.
Situasi ini menambah kecemasan warga Sumatera Utara yang saat ini masih memulihkan diri dari bencana banjir dan longsor dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat aparat daerah lebih meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan.
Pemerintah daerah bersama BMKG dan perangkat setempat kini terus melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi terkini. Warga diminta tetap tenang namun siaga, serta menghindari bangunan yang berisiko runtuh apabila terjadi guncangan lanjutan.***











