Gempa Dahsyat 8,7 SR di Rusia Guncang Dunia: Tsunami Ancam Indonesia

banner 468x60

MOSKOW, Radarjakarta.id – Dunia dibuat terperangah. Sebuah gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,7 skala Richter mengguncang wilayah lepas pantai timur jauh Rusia pada Rabu pagi (30/7/2025), pukul 08.25 waktu setempat (23.25 GMT, Selasa malam). Getaran dahsyat ini memicu gelombang tsunami yang menyebar ke berbagai penjuru Pasifik, termasuk Indonesia, Jepang, Taiwan, hingga Pantai Barat Amerika Serikat.

Tsunami Melanda Rusia, Kota Pelabuhan Terendam

Kementerian Darurat Rusia menyatakan, tsunami telah melanda kota pelabuhan Severo-Kurilsk di Kamchatka. Kota yang dihuni sekitar 2.000 jiwa itu terendam air laut, menyebabkan evakuasi besar-besaran.

“Sebagian besar wilayah Severo-Kurilsk telah dibanjiri air. Warga sudah dievakuasi,” ungkap pernyataan resmi Kementerian Darurat Rusia.

Video yang beredar luas di media sosial Rusia menunjukkan gelombang laut menelan jalanan dan bangunan, membuat dunia internasional cemas akan potensi bencana lebih besar.

BMKG: Tsunami Menuju Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia menyatakan, tsunami akibat gempa ini diperkirakan tiba di perairan Indonesia mulai pukul 13.52 WIB.

Sebanyak 10 wilayah pesisir Indonesia masuk status Waspada, termasuk:

1. Talaud (ETA 14:52 WITA)
2. Gorontalo (ETA 16:39 WITA)
3. Halmahera Utara (ETA 16:04 WIT)
4. Manokwari (ETA 16:08 WIT)
5. Raja Ampat (ETA 16:18 WIT)
6. Biak Numfor dan Supiori (ETA 16:21 WIT)
7. Sorong Utara (ETA 16:24 WIT)
8. Jayapura dan Sarmi (ETA 16:30 WIT)

“Gelombang tsunami bisa mencapai kurang dari 0,5 meter. Namun di daerah berbentuk teluk atau corong sempit, ketinggian bisa meningkat secara lokal,” ungkap Daryono, Direktur Gempa dan Tsunami BMKG.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti update resmi di Instagram @infobmkg atau situs bmkg.go.id.

Mengingat Tragedi Tsunami Jepang 2011

Daryono menambahkan bahwa pola gempa dan tsunami kali ini mirip dengan tragedi Tohoku 2011 di Jepang, yang kala itu menewaskan ribuan jiwa. Dampaknya bahkan terasa di Indonesia dengan dua korban meninggal di Papua dan puluhan bangunan hancur.

“Meski status Waspada, kita harus belajar dari sejarah. Bencana bisa datang secara tak terduga,” tegas Daryono dalam konferensi pers BMKG.

Peringatan Tsunami Global: Jepang, Taiwan, Hingga Amerika Serikat Siaga

Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk seluruh pantai timurnya, dengan estimasi gelombang setinggi 3 meter. Negara lain yang mengaktifkan sistem siaga tsunami meliputi:

• Taiwan
• Filipina
• Hawaii
• Kepulauan Aleut, Alaska
• Pantai Barat AS (California dan sekitarnya)

Kondisi Rusia: Luka-luka dan Ketegangan Meningkat

Menurut kantor berita TASS, beberapa warga Kamchatka mengalami luka-luka, meski belum ada korban jiwa dilaporkan. Menteri Kesehatan Kamchatka, Oleg Melnikov, menyebut semua pasien dalam kondisi stabil.

Namun, ketegangan meningkat di Rusia, karena gempa ini dianggap sebagai peringatan akan potensi bencana alam yang mampu melemahkan kekuatan nasional dan stabilitas kawasan.

Analisis Gempa: Subduksi Kurile-Kamchatka

Survei Geologi AS (USGS) dan BMKG menjelaskan bahwa gempa ini terjadi akibat subduksi lempeng di Palung Kurile-Kamchatka. Episentrum terletak di koordinat 52,51° LU dan 160,26° BT, dengan kedalaman hanya 18 km menjadikannya gempa dangkal berpotensi destruktif.

Dunia dalam Ancaman Gelombang Raksasa

Gempa 8,7 SR di Rusia bukan hanya bencana lokal, tapi peristiwa global yang memicu reaksi berantai. Negara-negara di seluruh Pasifik kini dalam posisi siaga. Indonesia pun berada dalam garis tembak tsunami lintas samudra.

Dunia tak bisa lagi menganggap remeh kekuatan alam. Apakah kita siap menghadapi gelombang berikutnya?***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.