Gelaran FKII 2025 Kesetaraan Digelar YRPPD Sukses: Ajang Pertama Kalinya Meriah

Gelaran FKII 2025 Kesetaraan Digelar YRPPD Sukses: Ajang Pertama Kalinya Meriah
Gelaran FKII 2025 Kesetaraan Digelar YRPPD Sukses: Ajang Pertama Kalinya Meriah
banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id – Gelaran Festival Kreasi Inklusi Indonesia (FKII) 2025, yang diprakarsai oleh Yayasan Rumah Pengembangan dan Pemberdayaan Disabilitas (YRPPD) dan You Can Do It (YCD) Organizer, sukses sekitar 500 anak inklusif dari berbagai komunitas dan organisasi hadir menampilkan bakatnya dalam acara festival inklusif.

Mengusung tema Satu Panggung Seribu Cerita, Merayakan Kekuatan Tanpa Luka, bersama sahabat Disabilitas. Dilaksanakan di Alun-alun Timur Depok, Jalan Boulevard GDC, mulai pukul 15.00 WIB – selesai, pada Sabtu,  6 Desember 2025.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pemerintah Kota Depok mengapresiasi Festival Kesetaraan Inklusi Indonesia menjadikan babak baru dalam memberikan kebahagiaan kepada anak anak inklusif.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok Devi Maryori, yang hadir mewakili Walikota Depok H. Supian Suri, menyampaikan acara ini bukan sekadar hiburan.

“Isu disabilitas bukan hanya urusan sektor sosial, tapi juga kemanusiaan dan pembangunan, ini wadah atau ruang berkarya, setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya usai acara kepada media.

Devi menegaskan Pemkot Depok terbuka menjalin kerja sama dengan lembaga sosial, komunitas, dan dunia usaha untuk pemberdayaan penyandang disabilitas.

Upaya ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan inklusi yang berlangsung nyata dan berkelanjutan di Kota Depok.

“Alhamdulillah, acara ini sangat luar biasa anak anak inklusif sangat bahagia, saya bangga anak anak menampilkan berbagai kemampuan. Meskipun mereka ada keterbatasan fisik,” ucap Devi.

“Ini kan sudah tertuang dalam misi pertama Pemkot Depok yaitu pembangunan Sumber Daya Manusia yang inklusif. Kami memiliki inovasi berupa Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI),” paparnya.

“Kami memberikan pendidikan kreativitas, seperti les menari, menyanyi, dan lainnya. Ini bentuk perhatian kami dalam penyetaraan siswa inklusi,” ujar Devi.

Direktur Yayasan Rumah Pengembangan dan Pemberdayaan Disabilitas (YRPPD) dan You Can Do It (YCD) Organizer, Yosep Sukandar menyatakan bahwa Festival Kesetaraan Inklusi Indonesia digelar dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap 3 Desember.

“Ini pintu terbuka dan pertama bagi anak anak inklusi, kita selalu akan memfasilitasi,” kata Yosep.

Selain dukungan Pemerintah daerah, FKII 2025 turut diperkuat oleh dukungan Pemerintah Pusat melalui Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND-RI).

“Kita saling mengingatkan satu sama lain bahwa kita sama dan sederajat, baik manusia yang normal dan kepada anak anak inklusif. Hari ini anak anak bisa tampil menunjukkan kemampuannya,” tambah Yosep.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi kampanye publik untuk menumbuhkan kesadaran serta komitmen bersama dalam penghormatan, pemenuhan, dan perlindungan hak penyandang disabilitas, dengan semangat kesetaraan, partisipasi, dan inklusi sosial.

“Iya kita menggelar rangkaian festival meliputi konser musik, festival seni, sastra, pameran karya teman-teman disabilitas, serta bazar disabilitas dan UMKM,” ujarnya.

Festival ini menjadi ruang kreatif tanpa batas yang menghadirkan karya sastra, pameran, bazar disabilitas, UMKM, serta berbagai bentuk ekspresi seni dan kreativitas lainnya.

Yosep mengatakan, FKII 2025 diharapkan menjadi ruang apresiasi bagi karya dan kreativitas penyandang disabilitas dari berbagai daerah.

Sekaligus memperkuat citra Depok, sebagai Kota yang berkomitmen terhadap nilai-nilai inklusi, kesetaraan, dan pemberdayaan disabilitas.

“Festival ini bukan hanya panggung seni, tetapi juga gerakan sosial untuk memastikan bahwa inklusi bukan sekadar konsep, melainkan praktik nyata yang hidup di Kota Depok dan di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas Republik Indonesia (KND-RI) Dika Kurniawan, hadir dan menyertakan sangat mengapresiasi FKII 2025, merupakan bukti anak anak Inklusif.

Mandat KND berdasarkan Perpres No. 68 Tahun 2020 menegaskan peran lembaga tersebut, dalam memastikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas serta memantau fasilitas publik agar sesuai prinsip inklusivitas dan aksesibilitas.

Mereka mendapatkan kesempatan yang sama seperti yang lainnya membuat para disabilitas pun semakin percaya diri untuk terus bermimpi dalam menjalankan karier kedepannya.

“Saya sangat senang bisa mengikuti festival ini. Para penyandang disabilitas merasa lebih percaya diri, tidak malu dan berani untuk terus bermimpi. Semoga teman-teman disabilitas yang lain lebih semangat lagi. Jangan pernah katakan tidak bisa,” ucap Dika.

Mari kita tunjukkan ke dunia dan semua orang bahwa kita mampu meraih cita-cita kita. Mari kita wujudkan impian kita jadi kenyataan bagi disabilitas. (Adi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.