Geger! Indonesia Jadi Lokasi Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates, Netizen: Inovasi atau Eksperimen?

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta – Indonesia mendadak jadi sorotan dunia! Negara kita ditunjuk sebagai salah satu lokasi utama uji coba vaksin Tuberkulosis (TBC) terbaru yang sedang dikembangkan oleh Bill Gates, pendiri Microsoft sekaligus filantropis paling berpengaruh di dunia.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto usai menyambut kunjungan Bill Gates di Istana Merdeka, Rabu (7/5). “Beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, dan Indonesia akan menjadi salah satu tempat uji coba,” ujar Prabowo dengan penuh optimisme.

TBC sendiri masih jadi ancaman nyata di Indonesia, memakan korban hingga 100 ribu jiwa tiap tahun. Prabowo menyatakan tekadnya untuk menekan angka kematian ini dan menyambut kolaborasi global demi solusi konkret.

Namun, tak semua pihak menyambut kabar ini dengan suka cita. Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan, Yanuar Nugroho, melontarkan kritik keras. Di akun X (Twitter)-nya, ia mempertanyakan aliran dana Rp2,6 triliun yang disebut mengalir untuk program ini. “Rp2,6T untuk uji coba vaksin, gila. Menjual rakyat sendiri semurah itu,” tulisnya tajam.

Lebih lanjut, Yanuar mengecam keras pihak-pihak yang terlibat. “Siapapun yang terlibat, antara tidak punya hati atau tidak punya otak,” tegasnya. Ia mendesak adanya transparansi dan protokol ketat, mengingat ini menyangkut nyawa rakyat Indonesia.

Tak ketinggalan, dr. Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa ikut bersuara lantang. Ia menyebut dana dari yayasan Bill Gates bukan murni hibah, tapi bentuk investasi dengan imbal hasil besar. “Jangan salah, itu bukan hadiah. Itu barang in kind: vaksin eksperimental, benih GMO, bahkan pabrik maggot!” sentilnya.

Dokter Tifa menuntut jaminan perlindungan warga yang jadi subjek uji coba: harus ada informed consent yang jelas, tanpa paksaan, dan negara wajib memberi kompensasi jika terjadi efek samping serius.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) justru menyatakan dukungan. Peneliti IDI, dr. Erlina Burhan, mengungkap uji coba ini sudah dimulai sejak 2024 di tujuh negara, termasuk Indonesia. “Sudah berjalan, bukan rencana lagi,” ungkapnya.

Di sisi legislatif, Anggota Komisi IX DPR Irma Chaniago menyambut baik langkah ini. Menurutnya, TBC masih menjadi momok nasional. “Saya yakin Bill Gates dan Presiden Prabowo tidak akan sembarangan,” ujarnya. Irma bahkan berharap, jika vaksin berhasil, Gates akan menghibahkannya untuk rakyat Indonesia.

Netizen pun terbelah! Di media sosial, diskusi panas terus bergulirbada yang menyebut ini sebagai langkah maju dunia kesehatan, tapi tak sedikit yang curiga: “Apakah Indonesia hanya jadi kelinci percobaan global?”

Satu hal pasti: Indonesia kini berada di persimpangan besar antara terobosan medis dan ujian etika. Apakah uji coba vaksin TBC ini akan menjadi tonggak sejarah atau menimbulkan polemik berkepanjangan? Waktu yang akan menjawab. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.