“Permisi, anak kecil dilarang masuk ruangan!”
Itu adalah kalimat yang sering didengar Ahmad Bajuri. Bukan karena nakal atau bandel, tapi karena… tubuhnya mungil banget! Padahal, jangan salah: dia bukan anak SD. Beliau adalah Kepala Desa Palampai, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah!
Video Ahmad Bajuri viral setelah diunggah oleh akun TikTok @lusiam.marhani pada 22 Mei 2025. Dalam video tersebut, tampak pria mungil dengan senyum manis melayani permintaan foto bareng bersama kades-kades se-Kalimantan Tengah. Awalnya banyak yang mengira dia “anak magang” atau “pengiring bapaknya”. Eh, ternyata dia bos-nya desa!
Saking viralnya, videonya sudah ditonton lebih dari 800 ribu kali hingga 31 Mei 2025. Kolom komentar pun dibanjiri pujian, candaan, hingga ajakan endorse produk susu tinggi kalsium (yang tentu saja ditanggapi dengan canda oleh netizen kreatif).
Tapi siapa sangka, di balik penampilan imut dan tubuh kecil itu, Ahmad Bajuri menyimpan semangat besar. Lulusan pondok pesantren ini punya mimpi tinggi: membangun desanya dan jadi sosok yang bermanfaat bagi orang banyak.
Dikira Anak, Diusir Satpam
Sebelum menjabat sebagai kades, pengalaman lucu pun sering dialami Bajuri. Salah satunya saat menemani kakaknya melahirkan di RS Banjarmasin. Bukannya dapat kursi tunggu, dia malah ditolak masuk:
“Dikira saya anak kecil, padahal udah punya KTP,” ujarnya sambil tertawa.
Untungnya, keponakannya sigap menjelaskan ke satpam:
“Ini paman saya, dia dewasa kok! Cuma… mungil aja.”
Kejadian serupa terjadi saat Bajuri mengantar warganya ke rumah sakit. Lagi-lagi dicegat karena dianggap “belum cukup umur”. Tapi akhirnya diperbolehkan masuk setelah petugas rumah sakit menyadari:
“Oh, ini Kades viral TikTok!”
Tubuh Mungil, Hati Raksasa
Buat Ahmad Bajuri, tubuh mungil bukan hambatan. Malah jadi senjata sosial! Ia mudah diterima di berbagai kalangan dari anak kecil, remaja, hingga tokoh masyarakat.
“Anak-anak suka, remaja nyambung, orang tua pun hormat. Yang penting kita niat baik,” ujarnya.
Kini, Bajuri mulai merintis akun media sosial pribadinya. Bukan buat pansos, tapi karena ingin menyebarkan inspirasi dan bahkan berharap suatu hari akun itu bisa menghasilkan pemasukan untuk… pembangunan desa!
“Kalau ada hasilnya, 100 persen untuk pembangunan desa. Biar semua warga ikut merasakan manfaatnya,” katanya mantap.
Viral Tapi Tetap Rendah Hati
Bajuri pun mengutip pesan almarhum gurunya di pesantren:
“Khoirunnas anfauhum linnas” Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Dan ternyata… kebaikan tidak harus datang dari orang bertubuh besar. Karena sering kali, yang kecil bisa membuat gebrakan paling besar!
Netizen pun ramai-ramai bikin julukan baru: “Kades Imut Nasional” dan “Kecil-Kecil Kades Cabe Rawit!”
Ahmad Bajuri telah membuktikan bahwa jadi pemimpin itu tak diukur dari tinggi badan, tapi dari ketulusan dan kepedulian yang menjulang tinggi!
Yuk follow akun TikTok dan medsos Ahmad Bajuri! Siapa tahu besok-besok nongol di FYP kamu, bukan cuma karena viral, tapi karena inspirasinya bikin kamu ingin ikut bikin perubahan!
(*)










