KABUPATEN SEMARANG, Radarjakarta.id – Keberhasilan Desa Wisata Candirejo Pesona Garda menjadi tuan rumah cabang olahraga arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah 2026 menandai capaian baru pemberdayaan masyarakat yang didukung PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (UP2B Jateng dan DIY).
Berlangsung pada bulan Oktober lalu di Kabupaten Semarang, ajang yang melibatkan 11 kontingen kabupaten/kota tersebut menjadi pembuktian kapasitas pengelola wisata lokal dalam memenuhi kebutuhan penyelenggaraan kompetisi tingkat provinsi.
Berlokasi di Rafting Pesona Garda, Dusun Dawung, Desa Candirejo, kompetisi berlangsung aman dan lancar melalui kolaborasi antara panitia penyelenggara, pemerintah daerah, pengelola wisata, komunitas olahraga, serta berbagai pemangku kepentingan. Kepercayaan sebagai tuan rumah sekaligus menjadi momentum bagi Candirejo Pesona Garda untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata olahraga berbasis masyarakat.
Sebanyak 11 kontingen berpartisipasi, yakni Kabupaten Semarang, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Purworejo. Kompetisi mempertandingkan lima kategori, meliputi Head to Head R4 dan R6, Slalom R4 dan R6, serta Down River Race. Dari seluruh pertandingan, tercatat 46 medali yang terdiri atas 16 emas, 16 perak, dan 14 perunggu, dengan Kabupaten Banjarnegara meraih medali terbanyak melalui perolehan 10 emas dan 2 perak.
Kesiapan Candirejo Pesona Garda sebagai lokasi pertandingan tidak terlepas dari penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang selama ini mendapatkan pendampingan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli. Melalui UP2B Jateng dan DIY, PLN mendukung peningkatan kompetensi anggota Pokdarwis melalui sertifikasi Ahli K3 Umum, pelatihan keselamatan dasar air, pengelolaan desa wisata, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
Pembinaan tersebut menjadi bekal bagi masyarakat dalam mempersiapkan fasilitas, menerapkan aspek keselamatan, serta memberikan pelayanan selama penyelenggaraan kompetisi. Lebih dari sekadar kesiapan menjadi tuan rumah, peningkatan kompetensi ini juga memperkuat fondasi pengelolaan destinasi wisata secara mandiri dan berkelanjutan.
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menilai keberhasilan Candirejo Pesona Garda mencerminkan pentingnya membangun ekosistem pemberdayaan yang memungkinkan masyarakat mengambil peran lebih besar dalam mengembangkan potensi wilayahnya.
“Keberhasilan pemberdayaan tercermin dari kemampuan masyarakat mengoptimalkan potensi lokal menjadi peluang yang berkelanjutan. Kepercayaan kepada Candirejo sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas dan kolaborasi yang konsisten mampu memperkuat kemandirian serta daya saing masyarakat,” ungkap Munawwar.
Sejalan dengan hal tersebut, Manager PLN UP2B Jateng dan DIY, Rachmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pokdarwis Candirejo Pesona Garda dalam mengelola venue dan mendukung kelancaran penyelenggaraan PORPROV Jawa Tengah 2026. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pendampingan yang konsisten mampu menghasilkan peningkatan kompetensi masyarakat yang dapat diterapkan secara langsung.
“Menjadi kebanggaan tersendiri melihat Candirejo Pesona Garda mampu menyelenggarakan kompetisi olahraga tingkat provinsi dengan baik. Dukungan fasilitas dan berbagai pelatihan yang telah diberikan kini turut berperan dalam meningkatkan kesiapan serta profesionalisme pengelola, khususnya dalam aspek keselamatan dan pelayanan. Kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan wisata arung jeram dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat Desa Candirejo,” ujar Rachmat.
Ketua Pokdarwis Candirejo Pesona Garda, Muhammad Zamroni, turut mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi arung jeram tingkat provinsi.
Ia menyampaikan bahwa pendampingan PLN telah membantu masyarakat meningkatkan kesiapan dan profesionalisme dalam pengelolaan destinasi wisata.
“Kami sangat bersyukur dan bangga karena Dusun Dawung, Desa Candirejo, dipercaya menjadi tuan rumah PORPROV JATENG 2026 cabang olahraga arung jeram. Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar berkat kerja sama dan sinergi semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah mendampingi kami, baik melalui pengembangan fasilitas maupun peningkatan kompetensi anggota Pokdarwis. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kesiapan kami dalam mengelola venue dan menyambut para atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah,” ujar Zamroni.
Selain memperkuat posisi Candirejo Pesona Garda sebagai destinasi wisata olahraga, penyelenggaraan kompetisi tersebut turut membuka peluang aktivitas ekonomi masyarakat melalui kehadiran atlet, ofisial, pendamping, dan pengunjung.
Eksposur dari ajang tingkat provinsi ini juga menjadi modal bagi pengelola untuk memperluas jejaring kerja sama dan meningkatkan daya tarik wisata arung jeram di Kabupaten Semarang. Melalui program PLN Peduli, PLN terus mendorong pemberdayaan yang berorientasi pada kemandirian masyarakat dan keberlanjutan manfaat.













