Danrem 051/WKT Dampingi Pangdam Jaya Hadiri Pengukuhan Pengurus dan Penyematan Sabuk Hitam Kehormatan PSM

Danrem 051/WKT Dampingi Pangdam Jaya Hadiri Pengukuhan Pengurus dan Penyematan Sabuk Hitam Kehormatan PSM
Danrem 051/WKT Dampingi Pangdam Jaya Hadiri Pengukuhan Pengurus dan Penyematan Sabuk Hitam Kehormatan PSM
banner 468x60

BEKASI, Radarjakarta.id  – Danrem 051/Wijayakarta, Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso, mendampingi Pangdam Jaya/Jayakarta, Letjen TNI Deddy Suryadi, menghadiri kegiatan pengukuhan Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengurus Cabang (Pengcab), serta penyematan Sabuk Hitam Kehormatan Perguruan Pencak Silat Militer (PSM) Wilayah Kodam Jaya/Jayakarta di GOR Chandrabhaga, Bekasi Selatan, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah selaku Ketua Pengurus Pusat PSM dan diikuti sekitar 1.700 peserta.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus pembinaan Perguruan Pencak Silat Militer di wilayah Kodam Jaya/Jayakarta.

Dalam struktur kepengurusan yang dikukuhkan, Pangdam Jaya/Jayakarta dipercaya menjabat Ketua Dewan Pembina PSM Pengprov DKI Jakarta, didampingi Kasdam Jaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina PSM Pengprov DKI Jakarta.

Sementara itu, Danrem 051/Wijayakarta Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina PSM Pengcab Jakarta Timur, sedangkan Danrem 052/Wijayakrama menjabat Ketua Dewan Pembina PSM Pengcab Jakarta Barat.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan Sabuk Hitam Kehormatan kepada 91 personel Kodam Jaya yang telah memenuhi kualifikasi Sabuk Hitam Pencak Silat Militer, termasuk Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi.

Penyematan tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan kontribusi dalam pengembangan Perguruan Pencak Silat Militer di lingkungan Kodam Jaya/Jayakarta.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.