Radarjakarta.id | LUAR NEGERI – Ribuan Demonstrasi di Israel ricuh, warga menyerukan gencatan senjata termasuk menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mundur dari jabatannya pada Sabtu (9/3/2024).
Demonstrasi meminta agar segera diadakan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Agresi brutal Israel ke Palestina telah menewaskan lebih dari 30 ribu jiwa sejak 7 Oktober lalu.
Polisi Israel berupaya membubarkan massa yang akhirnya berujung bentrokan dan chaos antara Polisi dan Demonstran.
Demon
Warga Israel mendesak Netanyahu untuk mencapai kesepakatan dengan Hamas agar para sandera dapat kembali pulang ke rumah.
Aksi unjuk rasa terbaru itu terjadi di tengah laporan Israel bahwa rezim membatalkan usulan yang bertujuan untuk mengakhiri perang Gaza dan membebaskan sandera, dengan imbalan pemulangan tahanan Palestina dari penjara Israel.
Media Israel melansir bahwa otoritas Zionis sedang berupaya menggagalkan inisiatif yang membuat perundingan akhir pekan lalu di Kairo tak membuahkan hasil. | Faisal 6444*











