Perkuat Jejaring Riset Nasional dan Internasional
Di luar pameran, IISE 2026 akan menghadirkan konferensi, simposium, lokakarya, dan forum strategis yang membahas berbagai isu teknologi dan pengembangan industri.
Sejumlah agenda yang tengah dipersiapkan meliputi BRIN–NASC TROPIS 2026, Powering Rebana 2026: Rebana Energy Transition Forum, The 3rd Indonesia Palm Oil Research and Innovation Conference and Expo (IPORICE) 2026, International Disaster Technology Summit (IDTS) 2026, serta Forum Teknologi Antariksa Nasional 2026.
Pembahasan akan mencakup ketahanan pangan, teknologi kesehatan, tata kelola kecerdasan artifisial, transisi energi, teknologi material, penguatan UMKM, dan pemanfaatan hasil riset untuk industri nasional.
Untuk memperluas kerja sama global, penyelenggara juga membuka kesempatan bagi kedutaan besar, lembaga penelitian internasional, universitas, dan perusahaan teknologi global melalui Country Technology Pavilion.
Rangkaian kegiatan lainnya mencakup penghargaan Nurtanio Award, BRIDA Award, RIIM Award, dan Young Researcher Award, serta sejumlah aktivitas interaktif berbasis inovasi.
Nopit berharap IISE 2026 dapat menjadi awal terbentuknya kemitraan yang berkelanjutan antara peneliti, industri, dan investor.
“IISE kami persiapkan bukan sekadar sebagai agenda pameran empat hari. Kami ingin kegiatan ini menjadi titik awal terbentuknya hubungan bisnis, kemitraan teknologi, dan kolaborasi yang dapat berlanjut setelah pameran selesai,” katanya.











