Bersama Densus 88, Kemenkumham Kalsel Gelar Sosialisasi Bahaya Intoleransi Radikalisme dan Terorisme

banner 468x60

Radarjakarta.id | KALSEL – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Intoleransi Radikalisme dan Terorisme pada satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis, bekerja sama dengan Satuan Tugas Wilayah Kalimantan Selatan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia, Rabu (4/10/23).

Bertempat di Balai Pertemuan Garuda Kanwil Kemenkumham Kalsel, kegiatan yang digelar secara hybrid ini dihadiri langsung oleh jajaran Kantor Wilayah serta perwakilan UPT Pemasyarakatan dan Keimigrasian se-Banjar Raya, serta diikuti secara daring oleh UPT se-Kalsel.

Kegiatan sosialisasi yang digelar untuk memahami bahaya intoleransi, radikalisme, dan terorisme ini bertujuan agar jajaran Kemenkumham Kalsel dapat mengambil tindakan pencegahan, memperkuat nilai-nilai inklusif dan berperan aktif dalam mencegah intoleransi, radikalisme, dan terorisme di Bumi Lambung Mangkurat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Faisol Ali selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan membuka sekaligus menyambut dengan baik kegiatan yang digagas bersama Kepala Satuan Tugas Wilayah Kalimantan Selatan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kombes Pol. Surya Putra.

Kakanwil dalam sambutannya menyampaikan bahwa intoleransi, radikalisme, dan terorisme adalah masalah global yang memengaruhi banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ancaman ini tidak hanya merusak perdamaian dan stabilitas negara, tetapi juga membahayakan kehidupan warga negara.

“Sebagai aparatur, Kemenkumham yang menjadikan hukum sebagai panglima dalam menegakkan keadilan serta perlindungan bagi masyarakat Indonesia, kita semua harus mengerti bahwa intoleransi adalah ancaman dari banyak konflik di dunia saat ini. Kita harus dapat menunjukkan kesadaran akan pentingnya isu ini dan keinginan untuk bersama-sama menjadikan Indonesia lebih aman dan damai,” lugasnya.

Tak lupa Faisol Ali mengapresiasi Densus 88 Anti Teror Polri yang telah bekerja sama menggelar kegiatan sosialisasi ini dalam rangka menjaga keamanan negara dan mencegah penyebaran ideologi terorisme dan radikalisme di dalam birokrasi pemerintah.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.