BAJA Dorong PAM JAYA Perluas Akses Air Bersih yang Berkeadilan bagi Warga Jakarta

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Barisan Aktivis Jakarta (BAJA) mendorong PAM JAYA mempercepat pemerataan akses air bersih bagi seluruh warga Ibu Kota. Apresiasi terhadap capaian internasional Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, dinilai perlu diiringi peningkatan kualitas pelayanan, perluasan jaringan perpipaan, dan keterjangkauan tarif, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

BAJA menilai keberhasilan perusahaan pelayanan publik tidak cukup diukur dari penghargaan maupun reputasi di tingkat internasional. Lebih dari itu, keberhasilan harus tercermin dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, termasuk kemudahan memperoleh air bersih yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

PAM JAYA mencatat cakupan layanan mencapai 82 persen atau sekitar 8,9 juta jiwa. Berbagai pengembangan infrastruktur dan inovasi pelayanan terus dilakukan untuk memperluas akses air perpipaan di Jakarta. Namun, BAJA menilai pemerataan pelayanan dan keterjangkauan air bersih tetap perlu menjadi perhatian utama.

 

Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) sekaligus Presidium BAJA, Joko Priyoski, mengatakan pengakuan internasional terhadap PAM JAYA harus menjadi momentum untuk memperkuat akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.

“Prestasi di panggung dunia akan semakin bermakna apabila masyarakat merasakan layanan air bersih yang semakin mudah diakses, berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan,” ujar Joko dalam keterangan pers yang diterima pada Rabu (14/10/2026).

Sementara itu, Presidium BAJA dari Poros Muda NU, Ramadhan Isa, mendorong PAM JAYA menyampaikan informasi secara berkala mengenai perluasan jaringan, kualitas air, investasi infrastruktur, serta penanganan pengaduan pelanggan. Menurutnya, keterbukaan informasi diperlukan agar masyarakat dapat memantau perkembangan pelayanan dan mengetahui rencana perluasan jaringan ke wilayah yang belum terlayani.

Senada dengan itu, Ketua Komunitas Warga Jaga Jakarta (KOMWAJA) sekaligus Presidium BAJA, Anwar Sjani, menegaskan bahwa pemerataan akses air bersih harus menjadi prioritas pembangunan Jakarta. Ia mengingatkan agar kemajuan infrastruktur tidak hanya terpusat pada wilayah tertentu, tetapi juga menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.

BAJA mendorong empat agenda prioritas bagi PAM JAYA, yakni percepatan perluasan jaringan perpipaan, peningkatan kualitas dan kontinuitas pasokan air, perlindungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Pelaksanaannya, menurut BAJA, perlu disertai target yang terukur, pengawasan kualitas air, kebijakan tarif yang mempertimbangkan daya beli masyarakat, dan mekanisme pengaduan yang mudah diakses.

Sebagai wadah kolaborasi aktivis yang terdiri atas KAMAKSI, KOMWAJA, Poros Muda NU, Barisan Aktivis Indonesia (BARKINDO), dan Front Aktivis Indonesia (FAI), BAJA menyatakan akan terus mengawal peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengawasan dan kritik konstruktif. Joko berharap transformasi PAM JAYA dapat memperluas akses air bersih yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta.

“Keberhasilan pelayanan air bersih bukan hanya tentang prestasi perusahaan di tingkat internasional, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” tutupnya.|ZDN*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.