ASLI Dorong Industri Laundry Naik Kelas Lewat Festival Laundry & UMKM 2026

Festival Laundry & UMKM 2026 resmi dibuka Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman. (Foto: Radarjakarta.id/Ilham)
banner 468x60

Pemenang IBPLA 2026 Diproyeksikan Tampil di Ajang Internasional

Selain menjadi wadah edukasi dan pameran, festival tahun ini juga menjadi pintu bagi pelaku laundry Indonesia untuk memperluas eksistensinya ke tingkat internasional.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Eva mengatakan pemenang IBPLA 2026 akan memperoleh kesempatan untuk mengikuti ajang penghargaan internasional di Milan, Italia.

“Pemenang IBPLA 2026 tahun ini akan diberangkatkan ke Milan untuk mengikuti ajang award internasional dan bertanding di Global Best Practice Laundry Award,” kata Eva.

Menurut dia, kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya ASLI membuka akses yang lebih luas bagi pelaku industri laundry Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan praktik bisnisnya di tingkat global.

Festival kemudian akan ditutup dengan prosesi lelang dan doorprize, penyerahan penghargaan IBPLA 2026, serta perayaan ulang tahun ke-11 ASLI.

Memasuki usia ke-11, ASLI menilai tantangan industri laundry tidak lagi sebatas kemampuan menghasilkan layanan yang bersih dan cepat. Pelaku usaha dituntut mampu mengelola bisnis secara profesional, memanfaatkan teknologi, membangun merek, meningkatkan efisiensi operasional, dan beradaptasi dengan perubahan ekonomi.

“Di usia ASLI yang ke-11 tahun ini, kami semakin optimistis. Dengan pembinaan dari Kementerian UMKM, para pengusaha laundry di seluruh Indonesia akan mampu menghadapi resesi dengan strategi yang tepat dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional,” pungkas Eva.

Dengan demikian, Festival Laundry & UMKM 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang tahunan industri, tetapi juga sebagai ruang untuk mempertemukan kebutuhan pelaku usaha dengan perkembangan teknologi dan peluang pasar. Bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan bisnis laundry, kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk melihat langsung inovasi terbaru sekaligus membangun jaringan usaha.

Transformasi tersebut menunjukkan bahwa bisnis laundry kini tidak lagi sekadar aktivitas mencuci dan mengeringkan pakaian. Dengan dukungan teknologi, sumber daya manusia, pembiayaan, dan ekosistem usaha yang lebih terintegrasi, sektor laundry berupaya mengambil peran yang lebih besar dalam pertumbuhan UMKM dan ekonomi nasional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.