Arrmanatha Nasir Resmi Jabat Menlu RI Gantikan Sugiono

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id  – Arrmanatha Christiawan Nasir resmi menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia setelah menerima serah terima jabatan dari Sugiono. Prosesi berlangsung pada Senin, 12 Oktober 2026, di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jalan Taman Pejambon Nomor 6, Jakarta Pusat. Pergantian ini menandai babak baru diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Serah terima jabatan ditandai dengan pembacaan berita acara, penandatanganan dokumen, serta penyerahan memori akhir tugas. Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta dan sejumlah pejabat serta pegawai Kemlu turut menghadiri prosesi tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Arrmanatha sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri dan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menlu pada Kamis, 1 Oktober 2026, di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026. Sementara itu, Sugiono kini mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Tantangan Arrmanatha tidak ringan. Persaingan kekuatan dunia, konflik internasional, ketidakpastian ekonomi, serta perubahan konstelasi keamanan menuntut diplomasi Indonesia yang adaptif dan terukur. Pemerintah juga perlu menjaga kepentingan nasional, memperkuat kerja sama strategis, serta melindungi warga negara Indonesia di luar negeri.

Dalam pernyataannya setelah dilantik, Arrmanatha menekankan pentingnya menjaga konsistensi politik luar negeri Indonesia dan berkontribusi terhadap stabilitas serta perdamaian dunia. Ia juga menyatakan akan melanjutkan kebijakan yang telah berjalan dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional dan agenda Asta Cita Presiden Prabowo.

Dengan pengalaman diplomatik yang dimilikinya, Arrmanatha diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam forum internasional, menjaga hubungan bilateral, dan mendorong penyelesaian konflik melalui dialog. Konsistensi prinsip politik luar negeri bebas aktif akan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perubahan geopolitik global.

Pergantian kepemimpinan di Kemlu ini menjadi momentum untuk menguji efektivitas diplomasi Indonesia dalam menjawab tantangan dunia. Publik kini menantikan langkah konkret Menlu Arrmanatha dalam memastikan suara Indonesia tetap diperhitungkan, sekaligus menjaga perdamaian dan memperjuangkan kepentingan bangsa di tingkat internasional.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.