JAKARTA, Radarjakarta.id – Perkembangan kendaraan listrik membuka peluang baru bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri masa depan. Mendukung upaya tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus mendorong peningkatan kompetensi siswa dan tenaga pendidik di bidang kendaraan listrik melalui kolaborasi dengan sekolah vokasi di berbagai wilayah Jawa dan Bali.
General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya membutuhkan kemajuan teknologi dan infrastruktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi salah satu langkah untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Kami berharap generasi muda tidak hanya mengenal dan menggunakan teknologi kendaraan listrik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk belajar, mencoba, dan mengembangkan kemampuan mereka di bidang ini. Melalui pelatihan dan pengalaman praktik, PLN ingin ikut membuka ruang bagi siswa untuk mengasah keterampilan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan perubahan teknologi di masa depan,” ujar Munawwar.
Komitmen tersebut telah dirintis sejak 2023 melalui program TJSL Pelatihan Rancang Bangun Kendaraan Listrik P2B E-Moto yang melibatkan siswa dari lima sekolah menengah kejuruan (SMK), yakni SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta, SMKN 8 Bandung, SMKN 7 Semarang, SMK Yapalis Krian di Sidoarjo, dan SMKN 1 Denpasar. Melalui program ini, para siswa memperoleh pengalaman langsung dalam merancang dan membangun sepeda motor listrik, mulai dari pembuatan rangka, pemasangan kaki-kaki, pembuatan bodi, instalasi sistem kelistrikan, hingga pengecatan.
Hasil karya para siswa juga diperkenalkan melalui sejumlah pameran dan kegiatan publik. Atas kontribusinya dalam mendukung pendidikan dan pengembangan keterampilan generasi muda, program P2B E-Moto berhasil meraih penghargaan Indonesia Sustainable Development Awards (ISDA) 2024 dengan predikat Silver dan ISDA 2025 dengan predikat Gold pada Pilar Pendidikan.
Pengembangan program tersebut terus berlanjut dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jakarta dan Banten, Program Konversi Motor Listrik bersama SMK Dinamika Pembangunan 1 Jakarta difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa serta tenaga pendidik dalam mengonversi sepeda motor berbahan bakar konvensional menjadi kendaraan listrik.
Selain memberikan pengalaman praktik, program ini juga mendorong sertifikasi kompetensi bagi siswa dan guru agar keterampilan yang diperoleh memiliki pengakuan serta dapat meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.
PLN turut mendukung pengembangan Teaching Factory (TEFA) di bidang konversi motor listrik, sehingga sekolah memiliki peluang membangun lingkungan pembelajaran berbasis praktik yang mendekati standar industri, sekaligus membuka kesempatan kerja sama dan pengembangan usaha di bidang kendaraan listrik.
Sementara itu, melalui PLN UP2B Bali, program Cerdas dan Terampil Menyongsong Era Kendaraan Listrik bersama SMKN 1 Denpasar diarahkan untuk memperkuat kompetensi siswa dan tenaga pendidik dalam memahami ekosistem kendaraan listrik. Kegiatan ini mencakup pelatihan teknis, pengembangan keterampilan konversi kendaraan listrik, sertifikasi kompetensi tenaga pendidik, serta penyediaan sarana pembelajaran praktik.
Salah satu bentuk dukungan program tersebut diwujudkan melalui rekondisi dan penyediaan satu unit Buggy Car sebagai alat peraga pembelajaran. Kehadiran sarana praktik ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari teknologi kendaraan listrik secara langsung, sekaligus mengembangkan kreativitas dan keterampilan teknis. Program ini juga diharapkan dapat memperluas wawasan kewirausahaan dan membuka peluang usaha bagi siswa maupun tenaga pendidik di bidang kendaraan listrik.
Semangat pengembangan keterampilan tersebut turut tercermin dari partisipasi siswa SMKN 1 Denpasar dalam ajang Bali EV Fest, termasuk pada kategori motor konversi dan motor listrik custom. Keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk memperkenalkan hasil karya sekaligus memperoleh pengalaman dalam mengikuti perkembangan teknologi kendaraan listrik.
Berbagai inisiatif ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan vokasi tidak hanya berhenti pada pemberian pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kompetensi yang berkelanjutan. Melalui sertifikasi, penyediaan sarana praktik, pengembangan Teaching Factory, dan pembukaan peluang kewirausahaan, siswa serta tenaga pendidik didorong agar semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
Melalui momentum Hari Listrik Nasional ke-81 yang mengusung tema *“Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia”*, PLN UIP2B Jamali terus berupaya menghadirkan manfaat kelistrikan yang lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya melalui keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui pemberdayaan generasi muda agar mampu menjadi bagian dari perkembangan teknologi energi bersih dan berkontribusi bagi kemandirian energi Indonesia.











