JAKARTA, Radarjakarta.id – Jakarta akan menjadi titik temu ratusan young leaders, entrepreneurs, professionals, dan changemakers dari berbagai daerah di Indonesia pada awal Oktober mendatang. Junior Chamber International Indonesia (JCI Indonesia) bersama JCI Jayakarta akan menyelenggarakan JCI Indonesia National Convention 2026 (NatCon 2026) pada 1–2 Oktober 2026 di Swissôtel Jakarta PIK Avenue.
Mengusung tema “Believing is Achieving,” perhelatan tahunan ini dirancang bukan sekadar sebagai agenda organisasi, tetapi sebagai ruang untuk mempertemukan kepemimpinan muda dengan gagasan, jejaring, dan peluang kolaborasi.
Setelah tahun sebelumnya diselenggarakan di Semarang, penyelenggaraan NatCon 2026 di Jakarta membawa karakter yang berbeda. Sebagai salah satu pusat bisnis dan entrepreneurship di Indonesia, Jakarta dipilih menjadi ruang bertemunya jaringan JCI dari berbagai daerah sekaligus membuka interaksi yang lebih luas dengan pelaku usaha, profesional, corporate leaders, investor, government representatives, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dengan target kehadiran sekitar 100–200 delegates, NatCon 2026 juga akan menghadirkan tamu serta jaringan JCI dari mancanegara. Konstelasi tersebut menjadikan convention ini sebagai salah satu momentum penting bagi anggota JCI untuk memperluas koneksi, bertukar perspektif, dan membangun peluang lintas industri maupun lintas negara.
Ketika Keyakinan Menjadi Langkah Pertama
Di balik tema “Believing is Achieving”, NatCon 2026 membawa gagasan sederhana: pencapaian besar sering kali bermula dari keberanian untuk percaya bahwa sesuatu dapat diwujudkan.
Bagi JCI, keyakinan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam keberanian mengambil peran, mengembangkan kapasitas kepemimpinan, membangun koneksi, dan mengubah gagasan menjadi tindakan yang memberikan dampak.
“Believing is Achieving berbicara tentang keberanian untuk percaya terlebih dahulu sebelum sesuatu bisa diwujudkan. Banyak pencapaian besar berawal dari sebuah ide sederhana dan keyakinan bahwa ide tersebut mungkin dilakukan. Melalui NatCon, kami ingin mempertemukan orang-orang dengan semangat, ide, dan network yang bisa saling mendukung untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Project Director JCI Indonesia National Convention 2026, Levina Budiman.
Bagi Levina, convention tidak berhenti pada dua hari agenda formal. Nilai penting dari sebuah national convention justru terletak pada apa yang terjadi ketika orang-orang dari latar belakang berbeda bertemu, bertukar perspektif, dan menemukan kemungkinan untuk bergerak bersama.
Karena itu, rangkaian NatCon 2026 mencakup sejumlah agenda yang dirancang untuk menggabungkan pengembangan kepemimpinan, networking, business collaboration, knowledge sharing, serta organizational governance.
Bukan Sekadar Convention, tetapi Ruang Regenerasi
Di balik rangkaian acara dan networking, NatCon memiliki peran penting dalam perjalanan organisasi JCI Indonesia. National Convention menjadi salah satu forum utama bagi seluruh chapter untuk berkumpul sekaligus menjalankan proses organisasi dan regenerasi kepemimpinan.
Dalam rangkaian General Assembly, anggota JCI Indonesia akan menjalankan agenda organisasi, termasuk proses pemilihan National President dan Board of Directors untuk periode berikutnya.
Sebelum memasuki agenda tersebut, para kandidat National Officer dan Board juga mengikuti Candidate Training dan Candidate Interview sebagai bagian dari rangkaian persiapan dan evaluasi organisasi.
Dengan demikian, NatCon mempertemukan dua dimensi sekaligus: ruang pengembangan kapasitas generasi muda dan forum governance yang menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk periode selanjutnya.
“National Convention bukan hanya momentum berkumpulnya seluruh chapter JCI Indonesia. Ini juga merupakan forum penting bagi regenerasi kepemimpinan organisasi, karena melalui General Assembly kami akan menentukan National President dan Board of Directors untuk periode berikutnya. Di saat yang sama, kami ingin NatCon menjadi tempat lahirnya koneksi, kolaborasi, dan peluang baru, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Levina.











