Sarwendah Bantah Video CCTV Curi Uang Ruben Onsu, Sebut Hasil Manipulasi AI

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Sarwendah Tan angkat bicara terkait video yang beredar di media sosial dan menuding dirinya mengambil uang dari brankas milik mantan suaminya, Ruben Onsu. Video yang diklaim sebagai rekaman CCTV tersebut menjadi sorotan setelah memperlihatkan sosok perempuan yang dinarasikan sebagai Sarwendah berada di dekat brankas dan mengambil sejumlah uang.

Tudingan tersebut kemudian berkembang di media sosial. Salah satu narasi yang beredar bahkan menyebut uang yang diduga diambil mencapai sekitar Rp3 miliar. Namun, hingga kini tidak terdapat bukti independen yang membuktikan bahwa video tersebut merupakan rekaman CCTV asli maupun bahwa sosok dalam video benar-benar Sarwendah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Melalui Instagram Story akun pribadinya, @sarwendah29, Sarwendah membantah keras tudingan tersebut. Ia menyatakan video yang disebut sebagai rekaman CCTV itu bukan rekaman asli, melainkan konten yang telah dimanipulasi menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Ada batasnya. Ketika sebuah konten palsu hasil manipulasi AI disebarkan dan diberitakan seolah-olah nyata, itu bukan lagi soal opini atau perbedaan cerita. Itu fitnah,” ujar Sarwendah dalam pernyataannya yang dikutip sejumlah media, Selasa (8/9/2026).

Sarwendah juga menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tindakan seperti yang ditampilkan dalam video tersebut. Ia menyebut persoalan itu telah diserahkan kepada kuasa hukumnya untuk ditindaklanjuti melalui jalur hukum, termasuk terhadap pihak yang menyebarkan maupun memberitakan materi tersebut tanpa verifikasi.

Sementara itu, isu mengenai Sarwendah dan Giorgio Antonio sebelumnya memang tengah menjadi perhatian publik di tengah polemik pascaperceraian Sarwendah dan Ruben Onsu. Tim kuasa hukum Sarwendah juga sebelumnya menyoroti kemunculan konten yang diedit menggunakan AI dan meminta persoalan tersebut tidak disimpulkan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi publik dan media untuk melakukan verifikasi terhadap konten digital sebelum menyebarkan atau menjadikannya sebagai dasar pemberitaan. Sampai ada bukti yang dapat diverifikasi secara independen, tudingan bahwa Sarwendah mencuri uang dari brankas Ruben Onsu sepatutnya ditempatkan sebagai klaim yang telah dibantah oleh Sarwendah, bukan sebagai fakta yang telah terbukti.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.