Wapres Gibran Dengar Keluhan Warga Terdampak di Tukka

banner 468x60

TAPANULI TENGAH, Radarjakarta.id – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menemui sejumlah warga terdampak bencana yang menyampaikan aspirasi di pinggir jalan saat dalam perjalanan menuju lokasi peninjauan Sabo Dam di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Jumat (4/9/2026).

Mobil yang ditumpangi Wapres sempat dihentikan warga. Wapres kemudian turun dari kendaraan untuk berdialog dan mendengarkan langsung berbagai keluhan serta kebutuhan masyarakat yang masih berada dalam proses pemulihan pascabencana.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain terkait jaminan hidup, pembangunan hunian tetap (huntap), serta percepatan penyelesaian Sabo Dam di Tukka.

Wapres mendengarkan satu per satu aspirasi yang disampaikan masyarakat. Ia menegaskan, berbagai kendala dan keluhan warga terdampak merupakan hal penting yang harus mendapat perhatian dan segera ditindaklanjuti pemerintah.

“Setiap kendala dan keluhan yang dialami warga terdampak adalah hal penting yang harus ditindaklanjuti, karena merupakan tanggung jawab pemerintah memastikan kendala masyarakat selama masa pemulihan bisa tertangani,” ujar Wapres.

Terkait jaminan hidup, warga berharap dukungan pemerintah tetap diberikan selama mereka menjalani masa pemulihan. Sementara terkait pembangunan huntap, masyarakat meminta kepastian mengenai tempat tinggal yang layak dan aman agar dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wapres meminta masyarakat untuk bersabar dan memastikan pemerintah terus mempercepat pembangunan huntap secara bertahap.

“Mohon maaf ya, Bu. Memang terkait huntap, saat ini pembangunan masih dilakukan bertahap, sehingga belum semua menerima. Tapi saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan sehingga semua warga terdampak bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” kata Wapres.

Selain persoalan hunian, warga juga meminta percepatan penyelesaian pembangunan Sabo Dam di Tukka. Infrastruktur pengendali material tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko dan melindungi masyarakat apabila bencana serupa kembali terjadi.

Wapres menyampaikan, pembangunan infrastruktur pengendali bencana merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, proses pembangunannya perlu terus dikawal agar dapat diselesaikan dan segera memberikan manfaat bagi warga.

Usai berdialog, Wapres meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah serta kementerian/lembaga terkait memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendengar langsung persoalan warga terdampak bencana sekaligus memastikan proses pemulihan berjalan optimal. Pemerintah berkomitmen mengawal berbagai kebutuhan masyarakat agar warga dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih aman dan layak.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.