Papua | Radarjakarta.id-Berawal dari sebuah gagasan tentang Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto muncullah sebuah harapan menuju masyarakat adil dan makmur yang kemudian diwujudkan melalui perencanaan dan kerja sama. Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi dengan masyarakat yang didukung oleh Para Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan TNI/Polri untuk membangun Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” dengan konsep Agroeduwisata sebagai wahana edukasi dan rekreasi alam di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Seiring waktu berjalan, pengolahan lahan, penataan dan pembangunan secara bertahap telah sampai pada satu titik hadirnya Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” yang berhasil merubah potensi lokal menjadi ruang produktif sebagai wujud semangat gotong royong masyarakat yang selaras dengan Asta Cita menuju Indonesia Emas.
Konsep Agroeduwisata di
Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” tidak hanya berorientasi pada keindahan kawasan, tetapi mengintegrasikan pertanian, edukasi, lingkungan, budaya dan rekreasi.
Beberapa tanaman pangan dan hortikultura yang dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan dan sarana pembelajaran antara lain ubi, jagung,talas/keladi, pisang, tomat, cabai, kubis/kol, kangkung, bayam, wortel, kentang, sawi, terong, mentimun, labu siam, labu kuning, gambas, kacang tanah, kacang hijau, buncis, strawbery, alpukat, dan buah merah. Untuk memperindah dan menciptakan lingkungan yang lebih asri dan menarik pengunjung, maka dikembangkan berbagai jenis tanaman bunga dan tanaman hias seperti anggrek, mawar, teratai dan bunga matahari.
Selain tanaman, juga dikembangkan berbagai hewan ternak antara lain ayam, bebek, itik, kelinci, babi dan burung merpati serta dilengkapi kolam budidaya ikan dengan jenis ikan mas, mujair, nila dan lele.
Para pengunjung dapat membeli hasil pertanian, peternakan dan perikanan secara langsung di honai-honai serta bisa dalam bentuk olahan masakan yang disajikan di lima saung yang merepresentasikan lima pulau besar di Indonesia, yaitu Papua, Sulawesi, Jawa, Kalimantan dan Sumatera.
Tidak hanya menawarkan ruang hijau dan kawasan Agroeduwisata, Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” juga menghadirkan pengalaman yang lebih aktif melalui outbound dengan berbagai wahana udara seperti titian tali tiga, luncur tali berdiri, titian tali dua,titian kayu tali,luncur tali duduk,dan luncuran tali panjang.
Disamping itu juga menyediakan wahana air seperti perahu dayung,balap perahu, seluncur air,bola air dan permainan air serta wahana darat seperti jaring laba-laba,memanah,sepak bola mini,dan jembatan kayu.
Peringatan HUT RI ke-81 bersamaan dengan Grand Opening Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” menjadi moment paling berharga dan bahagia bagi masyarakat Papua yang menghadirkan kembali senyum dan tawa anak-anak Papua dalam suasana yang penuh kehangatan di tengah masyarakat. Keceriaan sederhana yang terpancar dari wajah mereka menjadi gambaran tentang harapan, persaudaraan, dan masa depan Indonesia yang cemerlang.
Selain dapat bermain berbagai wahana dan menikmati wisata alam Agroeduwisata di Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” juga diselenggarakan acara budaya seperti bakar batu, wisisi, lomba-lomba kreatif dan edukatif serta pemberian tali asih kepada masyarakat dalam rangka Peringatan HUT RI ke-81.
Harapannya ada tempat anak-anak berkreasi, belajar dan bermain dengan senyuman, yang menjadi tonggak masa depan bagi anak-anak untuk membangun Indonesia.
Bagi anak-anak Papua, kebahagiaan tidak harus datang dari sesuatu yang besar. Sebuah perhatian, sapaan, permainan bersama, dan kepedulian yang tulus sudah mampu menghadirkan senyum yang berarti.| Bagus Wirawiri*











