UPN Veteran Jakarta Dorong Implementasi Green Business untuk Tingkatkan Efisiensi Biaya Produksi UMKM di Jaktim

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta menggelar program bertema “Penyusunan Model Implementasi Green Business dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi pada UMKM di Jakarta Timur”. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Panti Nugra, Jakarta Timur, pada 5 dan 12 Agustus 2026.

Tim pengabdian terdiri atas Hani Novanti, S.Pi., M.M., Dr. Raden Parianom, S.E., M.SE., Abdul Aji Kresna Tri Anggara, S.T., M.M., dan Warsidi, S.E., M.M. Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen UPN Veteran Jakarta, yaitu Levana Astria Azizah, Jihan Fatin Isma, dan Salma Khoirun Nisa, sebagai bentuk kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Perwakilan tim pengabdian, Hani Novanti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai penerapan konsep Green Business sebagai strategi meningkatkan efisiensi usaha sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Peserta berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari warung sembako, kuliner, jasa kreatif hingga usaha lainnya. Melalui kegiatan ini kami memperkenalkan konsep Green Business yang bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga merupakan cara berusaha yang lebih cerdas, hemat biaya, dan menguntungkan bagi pelaku UMKM,” ujar Hani kepada wartawan.

Menurutnya, penerapan Green Business mampu membantu pelaku usaha menekan biaya produksi melalui penghematan penggunaan listrik, gas, air, serta mengurangi pemborosan bahan baku selama proses produksi maupun pengemasan. Langkah tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan nilai tambah terhadap daya saing usaha.

UPN Veteran Jakarta secara konsisten mendorong pengembangan bisnis berkelanjutan melalui berbagai kegiatan edukasi, webinar, serta program pengabdian kepada masyarakat. Salah satu fokusnya adalah memperkenalkan praktik efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan penggunaan green packaging atau kemasan ramah lingkungan bagi pelaku UMKM.

Dalam perkembangan dunia usaha saat ini, konsep Green Business dinilai semakin relevan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan. Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan kualitas dan harga produk, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan dari proses produksinya. Karena itu, penerapan bisnis hijau menjadi salah satu strategi penting bagi UMKM untuk mempertahankan daya saing sekaligus memperluas peluang pasar.

Hani menambahkan, implementasi Green Business mendorong perubahan pola usaha dari ekonomi linear menuju ekonomi sirkular, yakni memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dan meminimalkan limbah. Dengan pendekatan tersebut, pelaku UMKM dapat mengurangi pengeluaran energi, menekan sisa bahan baku, serta meningkatkan efisiensi biaya produksi secara signifikan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan konsep Green Business di usahanya masing-masing sehingga mampu menciptakan usaha yang lebih efisien, berkelanjutan, dan memiliki daya saing yang lebih kuat di masa depan,” tutup Hani.|Aji*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.