Aspen Medical Targetkan Rumah Sakit Internasional di Depok Beroperasi pada 2027

banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id – Aspen Medical memperkenalkan Aspen Medical Hospital Depok, rumah sakit bertaraf internasional yang ditargetkan rampung pada kuartal II 2027. Kehadiran rumah sakit ini menegaskan komitmen perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan berkualitas sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung ekosistem kesehatan di Indonesia.

Komitmen tersebut ditandai melalui Topping Off Ceremony yang digelar di lokasi pembangunan rumah sakit di kawasan Shila Sawangan, Depok, Jawa Barat. Prosesi ini menjadi tonggak penting dalam tahapan pembangunan sekaligus menegaskan kesiapan Aspen Medical menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Founder dan Executive Chair Aspen Medical, Glenn Keys, mengatakan pembangunan rumah sakit ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berstandar global.

“Kami berkomitmen menghadirkan keahlian dan standar layanan kesehatan kelas dunia di Depok, sekaligus terus membuka peluang kolaborasi dengan para pemangku kepentingan kesehatan di Indonesia,” ujar Glenn Keys.

Menurutnya, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di berbagai negara, Aspen Medical percaya inovasi layanan kesehatan tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan praktik terbaik global yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik setiap negara.

Aspen Medical Hospital Depok akan memiliki kapasitas 200 tempat tidur, yang meliputi ruang rawat inap, ruang isolasi, Intensive Care Unit (ICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), serta Pediatric Intensive Care Unit (PICU).

Rumah sakit ini juga mengusung konsep Center of Excellence dengan empat layanan unggulan, yakni Cardiovascular Center, Surgery Center, Gastro Hepatology Center, dan Neuro-Restoration Center. Keempat layanan tersebut dirancang untuk menghadirkan pelayanan yang lebih terintegrasi serta meningkatkan kualitas perawatan dan hasil klinis bagi pasien.

Glenn menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat sistem kesehatan nasional melalui sinergi antara kepemimpinan pemerintah, kolaborasi internasional, serta investasi jangka panjang dalam pengembangan kapasitas tenaga medis lokal.

“Tujuan kami bukan sekadar membangun rumah sakit, tetapi juga menciptakan kapasitas layanan kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia hingga generasi mendatang. Bangunan memang penting, namun manusia, kemitraan, dan pertukaran pengetahuanlah yang menciptakan perubahan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Presiden Director PT Aspen Medical Group Indonesia, Andrew Rochford, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang tetap selaras dengan regulasi nasional serta kebutuhan masyarakat Indonesia.

Menurut Andrew, melalui pendekatan multidisiplin yang berpusat pada pasien, Aspen Medical berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang aman, efektif, dan personal. Selain itu, perusahaan juga ingin memperkuat sistem kesehatan nasional melalui kolaborasi Indonesia–Australia di sektor kesehatan.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi tersebut, Aspen Medical juga menyelenggarakan International Medical Conference selama dua hari di Pullman Thamrin, Jakarta, pada 31 Juli–1 Agustus 2026.

Konferensi ini menjadi wadah pertukaran wawasan dan kolaborasi yang melibatkan perwakilan pemerintah, regulator, sektor swasta, perusahaan asuransi, serta para pakar medis. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari tata kelola dan standar layanan kesehatan, investasi serta pengembangan tenaga kesehatan, hingga penguatan ekosistem pembiayaan kesehatan melalui kemitraan dengan dunia usaha dan industri asuransi.|Aji*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.