TOCO Academy Vol. 2 Perkuat Transformasi Digital UMKM Bersama Lion Parcel, EKRAF, dan Dinas PPKUKM DKI Jakarta

TOCO Academy Vol. 2 Perkuat Transformasi Digital UMKM Bersama Lion Parcel, EKRAF, dan Dinas PPKUKM DKI Jakarta
Sesi Toco Overview dengan panelis CEO Toco, Arnold Sebastian Egg, Chief Marketing Offiver Lion Parcel Kenny Kwanto, Marketplace Expert Om Botak
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Marketplace lokal Indonesia, Toco, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui penyelenggaraan TOCO Academy Vol. 2 di Jakarta Creative Hub, Rabu (29/7/2026). Program edukasi ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkuat strategi membangun toko digital yang kompetitif di tengah persaingan industri e-commerce yang terus berkembang.

Berkolaborasi dengan Lion Parcel, serta didukung Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, kegiatan ini mengusung tema “Optimize Your Store Before Driving Traffic”. Tema tersebut menekankan pentingnya membangun fondasi toko digital yang kuat sebelum melakukan berbagai aktivitas promosi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Materi yang diberikan meliputi optimalisasi tampilan toko, strategi pemasaran digital, hingga pengelolaan logistik sebagai faktor penting dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha di marketplace.

Acara dihadiri Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam, Kepala Bidang Perindustrian Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Juanda Permana Jaya, Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto, serta jajaran manajemen Toco.

Dalam sambutannya, Juanda Permana Jaya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kapasitas UMKM agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.

Sementara itu, Muhammad Neil El Himam mengapresiasi inovasi yang dihadirkan Toco, khususnya kebijakan admin 0 persen selamanya yang dinilai mampu membantu efisiensi operasional para seller dan produsen.

“Kami sangat mengapresiasi keunggulan Toco dengan kebijakan admin 0 persen selamanya yang sangat membantu efisiensi para seller dan produsen. Kehadiran platform ini sangat selaras dengan misi Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mempercepat transformasi digital UMKM,” ujarnya.

Founder dan CEO Toco, Arnold Sebastian, mengatakan bahwa edukasi merupakan fondasi penting dalam membangun ekosistem marketplace yang sehat dan berkelanjutan.

Menurutnya, pertumbuhan seller tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran promosi, tetapi juga kesiapan toko, kualitas layanan, serta kemampuan memahami kebutuhan dan perilaku konsumen.

“Marketplace seharusnya tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga menjadi tempat belajar dan bertumbuh bersama. Melalui TOCO Academy, kami ingin memberikan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan oleh seller agar mampu meningkatkan kualitas bisnisnya secara berkelanjutan,” kata Arnold.

Toco Academy Vol.2 sukses digelar dihadiri sejumlah pejabat pemerintah terkait

Selain sesi edukasi dari tim produk Toco mengenai optimalisasi toko digital, peserta juga mendapatkan pengalaman langsung dari seller Toco, Rian, pemilik Ayrikiwi Store, yang membagikan kisah sukses membangun bisnis kosmetik melalui platform Toco sejak 2025. Ia berbagi berbagai strategi praktis untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mempersiapkan toko agar mampu menghasilkan penjualan yang lebih optimal.

Kolaborasi dengan Lion Parcel menjadi salah satu sorotan utama dalam TOCO Academy Vol. 2. Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menjelaskan bahwa layanan logistik kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman pelanggan saat berbelanja secara daring.

Menurutnya, kecepatan pengiriman, keamanan paket, dan kemudahan layanan logistik menjadi faktor penting yang memengaruhi kepuasan pelanggan sekaligus meningkatkan daya saing seller di marketplace.

Puncak acara diisi dengan diskusi panel bertajuk “Toco’s Overview” yang menghadirkan Arnold Sebastian, marketplace expert Om Botak, dan Kenny Kwanto. Ketiganya membahas perkembangan industri e-commerce, perubahan perilaku konsumen, strategi membangun penjualan secara organik, hingga tantangan logistik dalam menghadapi pertumbuhan transaksi digital di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Aplikasi Kementerian Ekonomi Kreatif Tri Wahyudi, bersama Ari Rizqi Muslim, Mercy Grace Olivia Manurung, dan Kevin Maulana Kurniawan, serta jajaran manajemen Lion Parcel.

Melalui TOCO Academy Vol. 2, Toco berharap semakin banyak pelaku UMKM yang tidak hanya memanfaatkan marketplace sebagai kanal penjualan, tetapi juga mampu membangun bisnis digital yang berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi.

Ke depan, program TOCO Academy akan berlanjut melalui rangkaian kelas daring dan sesi sertifikasi sebelum memasuki penyelenggaraan TOCO Academy Vol. 3 sebagai bagian dari pengembangan kapasitas seller di berbagai daerah di Indonesia.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.