Mas Bhabin Blusukan ke Pelosok Desa, Fakta soal Bansos Bikin Prihatin

Foto: Istimewa
banner 468x60

BONDOWOSO, Radarjakarta.id – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, sebuah laporan sederhana dari warga justru melahirkan aksi kemanusiaan yang menyentuh.

Berbekal informasi yang diterima melalui akun TikTok pribadinya, Aiptu Ahmad Abadi, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Curahdami Polres Bondowoso yang akrab disapa Mas Bhabin, menembus pelosok Dusun Jabun, Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso, Rabu (15/7/2026), untuk memastikan langsung kondisi sejumlah warga lanjut usia (lansia) yang hidup dalam keterbatasan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Laporan tersebut disampaikan oleh Riskiana, warga Dusun Jabun, yang menginformasikan adanya sejumlah lansia dan warga kurang mampu dengan kondisi kehidupan yang memprihatinkan serta membutuhkan uluran tangan.

Tanpa menunggu lama, Mas Bhabin berangkat seorang diri menggunakan sepeda motor melewati jalan sempit dengan medan yang cukup menantang. Setibanya di lokasi, ia disambut Riskiana bersama suaminya.

Keduanya kemudian mendampingi perjalanan dari rumah ke rumah untuk menunjukkan warga yang membutuhkan sekaligus membantu membawakan paket sembako hingga seluruh bantuan tersalurkan.

Beberapa rumah yang dikunjungi di antaranya milik Bu Katik, Bu Darrus, Bu Ayani, Bu Samud, Bu Rumyana, dan Bu Tori. Sebagian besar merupakan janda lanjut usia yang hidup seorang diri, tidak memiliki pekerjaan tetap, dan menjalani kehidupan dalam keterbatasan ekonomi.

Sebagai bentuk kepedulian, Mas Bhabin menyerahkan paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para lansia tersebut.

Di balik aksi sosial itu, Mas Bhabin menemukan fakta yang memerlukan perhatian bersama. Berdasarkan pengakuan sejumlah warga, mereka mengaku sudah cukup lama tidak pernah menerima bantuan sosial, meskipun kondisi ekonomi mereka sangat memprihatinkan.

Temuan tersebut bukan kali pertama dijumpainya. Selama aktif melaksanakan kegiatan sosial di berbagai wilayah Kabupaten Bondowoso, Mas Bhabin mengaku beberapa kali menemukan warga kurang mampu di sejumlah desa lain yang juga menyampaikan bahwa mereka belum pernah menerima bantuan sosial, meski memenuhi kriteria sebagai masyarakat yang layak memperoleh perlindungan dari negara.

Menurutnya, kondisi tersebut patut menjadi perhatian karena pemerintah telah menyediakan berbagai program perlindungan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), hingga bantuan bagi lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Oleh karena itu, evaluasi dan pemutakhiran data penerima manfaat dinilai menjadi langkah penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Mas Bhabin berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat koordinasi dalam melakukan verifikasi dan validasi data sehingga tidak ada lagi warga yang layak menerima bantuan justru terlewat dari pendataan.

“Bantuan sosial merupakan bentuk kehadiran negara bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara cermat, objektif, dan berdasarkan kondisi riil di lapangan. Saya berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait dapat bersinergi memperbarui data secara berkala agar setiap program benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan. Ketika data akurat, keadilan sosial akan lebih mudah diwujudkan dan tidak ada lagi masyarakat yang merasa terabaikan,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait untuk terus melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), memperkuat verifikasi lapangan, memperluas sosialisasi mengenai hak masyarakat terhadap program bantuan, serta meningkatkan pengawasan agar proses penyaluran bantuan berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Kepedulian yang ditunjukkan Mas Bhabin kembali menegaskan bahwa tugas seorang Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai jembatan empati dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

Langkah sederhana yang dilakukan dengan penuh kepedulian tersebut diharapkan mampu menghadirkan harapan baru bagi warga yang hidup dalam keterbatasan, sekaligus menjadi pengingat bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah merupakan kunci mewujudkan keadilan sosial serta kesejahteraan yang merata.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.