JAKARTA, Radarjakarta.id – Festival produk dan kuliner Thailand bertajuk Experience Thailand 2026 digelar di HERO Supermarket Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan dan 21 lokasi Hero di seluruh Indonesia 15–31 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan perdagangan Indonesia dan Thailand, khususnya di sektor produk konsumsi dan makanan olahan.
Festival tersebut diselenggarakan oleh Department of International Trade Promotion Kementerian Perdagangan Thailand bersama Thai Trade Center Jakarta. Sejumlah produk asal Thailand dipamerkan dalam kegiatan itu, mulai dari buah segar, makanan ringan, saus, hingga bahan makanan khas Thailand yang selama ini cukup dikenal di pasar Indonesia.
Pembukaan acara diisi dengan pertunjukan budaya Thailand, demo memasak, serta sesi pengenalan produk kepada pengunjung. Acara seremoni pembukaan dan pemotongan pita turut dihadiri Duta Besar Thailand untuk Indonesia Praphan Disyatat, Director Thai Trade Center Jakarta Hataichanok Sivara, Co Managing Director PT Hero Retail Nusantara Maria Suwarni, Deputy Director Thai Trade Center Jakarta Nassaree Pathan, serta Honorary Trade Advisor to the Ministry of Commerce of Thailand in Jakarta sekaligus President of Thai Chamber of Commerce Pathama Sirikul.
Duta Besar Thailand untuk Indonesia Praphan Disyatat mengatakan produk makanan Thailand masih memiliki pasar yang cukup kuat di Indonesia, terutama untuk kategori buah segar dan makanan ringan.
“Produk yang paling diminati sebenarnya banyak. Yang paling besar penjualannya fresh fruit, ada longan, ada durian juga, dan berbagai macam buah lainnya. Selain itu snack-snack Thailand juga banyak diminati karena makanan Thailand hampir mirip sehingga cocok dengan lidah masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, kedekatan karakter rasa makanan Thailand dengan selera masyarakat Indonesia menjadi salah satu faktor yang mendorong produk Thailand relatif mudah diterima pasar.
Selain promosi produk, pemerintah Thailand juga terus melakukan berbagai program perdagangan untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara. Program tersebut antara lain business matching, seminar perdagangan, hingga mempertemukan importir Indonesia dengan produsen Thailand.
“Kami membantu produk Thailand masuk ke Indonesia melalui banyak program. Ada business matching yang bisa dilakukan secara online maupun onsite. Kami juga memberikan informasi mengenai market dagang produk Thailand di Indonesia melalui market intelligence supaya perusahaan Indonesia, khususnya importir, mengetahui produk apa saja yang diminati masyarakat Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan Thailand juga rutin menggelar festival perdagangan dan mengundang pelaku usaha Indonesia untuk melihat langsung perkembangan produk yang dinilai potensial masuk pasar Indonesia.
Sementara itu, Director Thai Trade Center Jakarta Hataichanok Sivara menilai hubungan perdagangan Indonesia dan Thailand selama ini berkembang cukup baik dan ditopang tingginya minat masyarakat kedua negara terhadap produk maupun budaya masing-masing.
“Hubungan perdagangan antara kami berjalan sangat baik selama bertahun-tahun. Masyarakat Indonesia sangat menyukai makanan Thailand, begitu juga produk-produk Thailand. Mereka juga senang berkunjung ke Thailand. Sebaliknya, masyarakat Thailand juga menyukai Indonesia,” ujarnya.
Menurut Hataichanok, kegiatan festival semacam ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk, tetapi juga mengenalkan budaya kuliner Thailand kepada masyarakat Indonesia melalui demonstrasi memasak dan sesi mencicipi makanan.
“Masyarakat Indonesia nantinya juga bisa memasak dengan mudah menggunakan cita rasa dan produk Thailand. Melalui demonstrasi memasak yang kami hadirkan, orang-orang bisa belajar memasak makanan Thailand dengan cara yang praktis,” katanya.
Di sisi lain, Deputy Director Thai Trade Center Jakarta Nassaree Pathan mengakui persaingan produk impor di Indonesia semakin ketat karena banyak negara Asia lain juga membidik pasar yang sama.
“Kalau terkait alasan memilih Indonesia, itu karena kami memang berasal dari kantor perwakilan Thailand di Indonesia. Jadi sudah pasti target pasar kami adalah masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ia menilai distribusi dan akses pasar menjadi faktor penting dalam memperluas penetrasi produk Thailand di Indonesia.
Festival Experience Thailand 2026 berlangsung hingga akhir Mei 2026 dan terbuka untuk masyarakat umum.











