PATI, Radarjakarta.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati kembali membawa harapan bagi warga kurang mampu di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Salah satunya dirasakan Bapak Joko, yang rumahnya sempat roboh akibat kondisi bangunan yang sudah rapuh dan lapuk dimakan usia.
Peristiwa robohnya rumah tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah setempat. Kayu penyangga yang sudah tidak kuat menahan beban akhirnya ambruk hingga menyebabkan sebagian besar bangunan runtuh dan tidak layak ditempati.
Melihat kondisi tersebut, Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bergerak cepat memasukkan rumah milik Bapak Joko ke dalam sasaran program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kini, proses pembangunan rumah sudah hampir selesai. Bangunan yang sebelumnya roboh telah berdiri kembali dengan kondisi lebih kokoh dan layak huni. Atap rumah telah terpasang sempurna, dinding selesai dikerjakan, dan bagian interior mulai dirapikan agar segera bisa ditempati oleh keluarga Bapak Joko.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., turut meninjau langsung progres pengerjaan rumah tersebut bersama Kepala Desa Godo, Suwondo. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan maksimal serta memberikan semangat kepada personel Satgas dan warga yang terlibat dalam gotong royong.
Menurut Dansatgas, program RTLH dalam TMMD merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan tempat tinggal yang aman dan layak.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan rumah layak huni,” ujarnya.
Dengan pembangunan yang hampir rampung, Bapak Joko dan keluarga kini dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Kehadiran Satgas TMMD pun menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di pedesaan.











