Kodim 0508/Depok Fasilitasi Pengukuran Kaki Palsu, Buka Harapan Baru Penyandang Disabilitas

Kodim 0508/Depok Fasilitasi Pengukuran Kaki Palsu, Buka Harapan Baru Penyandang Disabilitas
Kodim 0508/Depok Fasilitasi Pengukuran Kaki Palsu, Buka Harapan Baru Penyandang Disabilitas
banner 468x60

DEPOK, RadarJakarta.id – Kepedulian terhadap penyandang disabilitas ditunjukkan Kodim 0508/Depok dengan memfasilitasi kegiatan pengukuran kaki palsu bagi warga yang membutuhkan. Kegiatan ini digelar di Aula Tangguh Makodim 0508/Depok, Selasa (28/4/2026), bekerja sama dengan tim Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan (Pusrehab Kemhan).

Sebanyak enam warga mengikuti proses tersebut, yakni Nuryati, Djoli Iskandar, Heru Ariyawan, Somad, Sitihawani, dan Supardi. Mereka menjalani pemeriksaan serta pengukuran secara menyeluruh guna memastikan alat bantu yang dibuat sesuai dengan kondisi masing-masing.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Tim Pusrehab Kemhan yang dipimpin Pujiolono bersama tenaga teknis dari Pujo Medical melakukan tahapan mulai dari registrasi, pemeriksaan fisik, hingga pengukuran detail pada bagian kaki yang diamputasi. Proses juga dilengkapi dengan pembuatan cetakan (casting) untuk mendapatkan hasil yang presisi sebelum masuk tahap desain.

Kegiatan ini turut didampingi jajaran Kodim 0508/Depok, di antaranya Pasi Log Mayor Inf Agung, Serma Prenki, serta Babinsa dari masing-masing Koramil.

Mayor Inf Agung menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata TNI dalam membantu masyarakat, khususnya penyandang disabilitas agar dapat kembali beraktivitas secara mandiri.

“Kami berupaya memastikan masyarakat mendapatkan akses yang layak untuk meningkatkan kualitas hidup. Ini bagian dari pengabdian kami agar mereka bisa kembali menjalani aktivitas dengan lebih percaya diri,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Kodim dan Pusrehab Kemhan menjadi langkah penting dalam menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Kegiatan pengukuran berjalan lancar dan seluruh data peserta telah dihimpun. Proses pembuatan kaki palsu diperkirakan memakan waktu sekitar tiga minggu sebelum dilakukan pemasangan oleh tim Pusrehab Kemhan.

Program ini diharapkan menjadi titik awal bagi para peserta untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih mandiri, percaya diri, dan produktif.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.