CIKARANG, Radarjakarta.id – Prajurit jajaran Kodam Jaya mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSM) yang digelar di Makorem 051/Wijayakarta, Kamis (23/4/2026).
Ujian ini menjadi puncak dari rangkaian latihan terpusat yang telah dijalani secara intensif selama dua pekan. Selama masa latihan, para prajurit ditempa secara disiplin dan berkesinambungan guna meningkatkan kemampuan fisik, mental, serta membentuk karakter yang tangguh.
Setiap tahapan latihan dilalui dengan penuh dedikasi. Para peserta dituntut memiliki ketahanan, fokus tinggi, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai materi yang diberikan.
Pada tahap ujian, prajurit tidak hanya diuji dari sisi teknik bela diri, tetapi juga pengendalian diri serta ketangguhan mental sebagai prajurit profesional. Hal ini menjadi tolok ukur kesiapan mereka dalam menghadapi tugas di lapangan.
Kenaikan tingkat sabuk hitam ini bukan sekadar pencapaian dalam kemampuan bela diri, melainkan juga simbol kehormatan, kedisiplinan, serta komitmen prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan prajurit Kodam Jaya semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas, dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas sebagai bagian dari TNI AD.
Semangat untuk tetap fokus, kuat, dan memberikan yang terbaik terus ditekankan dalam setiap pelaksanaan kegiatan ini.











