FILM AI CHINA VIRAL: ‘White Eagle vs Persian Cat’ Sindir Perang Iran-USA

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Gelombang baru propaganda digital kini mengguncang dunia. Sebuah film pendek berbasis kecerdasan buatan (AI) produksi China Central Television (CCTV) tiba-tiba viral dan memicu perdebatan panas lintas negara. Judulnya, White Eagle vs Persian Cat, bukan sekadar tontonan biasa ini disebut-sebut sebagai sindiran tajam terhadap konflik global yang kian memanas.

Film berdurasi singkat itu langsung menyedot perhatian publik setelah menyebar luas di media sosial dan platform video. Dalam waktu singkat, jutaan penonton membanjiri tayangan ini, terpikat oleh visual sinematik bergaya wuxia yang dipadukan dengan narasi AI yang penuh simbol dan makna tersembunyi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di balik estetika yang memukau, tersimpan pesan politik yang menggelitik. Sosok “Elang Putih” digambarkan sebagai kekuatan dominan yang arogan dan agresif, sementara “Kucing Persia” tampil sebagai pihak yang melawan tekanan besar. Banyak pihak meyakini simbol ini merujuk pada Amerika Serikat dan Iran dua kekuatan yang belakangan berada dalam pusaran konflik panas di Timur Tengah.

Tak hanya sekadar metafora, film ini juga menyinggung isu sensitif seperti perang drone, mahalnya biaya militer Barat, hingga perebutan jalur perdagangan strategis dunia. Bahkan istilah seperti “jarum anti-pesawat” dan “burung kayu” diyakini sebagai representasi sistem pertahanan modern dan drone tempur.

Yang membuatnya semakin kontroversial, film ini dianggap sebagai wajah baru propaganda: bukan lagi melalui pidato atau berita resmi, melainkan lewat karya visual berbasis AI yang halus namun menusuk. Narasi yang dibangun terasa seperti peringatan bahwa konflik kecil bisa berubah menjadi krisis global yang tak terkendali.

Meski sarat sindiran, pesan utama film ini justru bernada anti-perang. Ia mengingatkan bahwa dunia tidak semata soal dominasi dan kehancuran, melainkan tentang kehidupan manusia dan keberlangsungan ekonomi yang terancam oleh konflik berkepanjangan.

Di saat yang sama, langkah diplomatik China juga bergerak. Wang Yi menyerukan penghentian operasi militer dan mendorong gencatan senjata dalam berbagai pertemuan internasional. Pesannya tegas: perang bukan solusi, dan eskalasi hanya akan memperparah situasi global.

Kini, White Eagle vs Persian Cat bukan sekadar film ia telah menjelma menjadi simbol era baru: ketika AI, politik, dan propaganda bertemu dalam satu layar, membentuk opini dunia secara diam-diam namun masif.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.