JAKARTA, Radarjakarta.id – Ajang The Concierge Luxe tidak hanya menghadirkan pengalaman belanja barang mewah, tetapi juga membawa pesan inklusivitas dan dampak sosial melalui rangkaian program seni dan fashion yang melibatkan komunitas disabilitas.
Event yang berlangsung pada 4–8 Maret 2026 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta ini menampilkan berbagai koleksi 100 persen authentic pre–loved dari brand-brand fashion dunia.
Mengusung tema Parisian, pengunjung dapat menemukan beragam kurasi dari trusted reseller dan platform luxury ternama, mulai dari tas, pakaian, aksesoris hingga jam tangan, termasuk koleksi vintage luxury dan limited edition yang jarang ditemui di pasaran.
Namun lebih dari sekadar bazaar barang mewah, penyelenggara menghadirkan berbagai program kreatif yang memberi ruang bagi seni serta pemberdayaan komunitas.
Pada Jumat (6/3/2026), pengunjung disuguhkan sesi live painting oleh Amelia Putri, seorang anak dengan autisme yang menampilkan proses berkarya secara langsung di hadapan pengunjung. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi talenta dari komunitas disabilitas sekaligus menghadirkan sentuhan seni yang autentik dalam rangkaian acara.
Setelahnya, panggung The Concierge Luxe dilanjutkan dengan fashion show bertajuk “Harmoni Inklusif” yang menampilkan model dari komunitas disabilitas. Dalam peragaan tersebut, para model membawakan koleksi dari sejumlah desainer, yakni Amor Syamsurimuda, Raegita Zoro, dan Studio Ikaten.
Peragaan busana ini menjadi simbol kolaborasi antara dunia fashion dan gerakan inklusivitas, sekaligus menunjukkan bahwa industri kreatif dapat menjadi ruang ekspresi bagi semua kalangan.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap dampak sosial, penyelenggara juga menyatakan akan menyalurkan sebagian hasil penjualan kepada Yayasan Layak Insan Mandiri melalui komunitas Harmoni Inklusif.
Founder Dream Lab, Andrew Hirawady mengatakan bahwa The Concierge Luxe ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar aktivitas belanja luxury.
“Kami ingin The Concierge Luxe tidak hanya menjadi destinasi bagi para pecinta luxury, tetapi juga platform kolaborasi yang memberikan dampak sosial. Melalui kerja sama dengan Harmoni Inklusif, kami berharap fashion dan seni dapat menjadi medium untuk merayakan keberagaman serta memberdayakan lebih banyak talenta,” ujarnya.
Dengan menggabungkan pengalaman belanja luxury, seni, fashion, serta kepedulian sosial, The Concierge Luxe berupaya menghadirkan event gaya hidup yang tidak hanya menawarkan estetika, tetapi juga membawa makna yang lebih luas bagi masyarakat.











