Harga Mobil Listrik Terancam Naik, Insentif Pemerintah Belum Jelas

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Ketdakpastian insentif pemerintah untuk mobil listrik di tahun 2026 memicu kekhawatiran besar di pasar otomotif. Sejak awal tahun, berbagai fasilitas yang meringankan konsumen masih belum ada kepastian kelanjutannya, berpotensi membuat harga mobil listrik meroket hingga 30-40 persen.

Saat ini, konsumen mobil listrik menikmati beragam insentif, mulai dari pembebasan PPnBM, PPN 10 persen ditanggung pemerintah, hingga bebas bea masuk untuk model impor utuh (CBU) dengan komitmen investasi. Fasilitas ini dinikmati oleh hampir seluruh produsen mobil listrik di Indonesia dan sejumlah merek global.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

PPnBM: Dinikmati seluruh pabrikan domestik

PPN DTP 10%: Hyundai, Wuling, Morris Garage, Chery, DFSK, Jaecoo, Geely

CBU dengan komitmen investasi: Citroen, AION, Maxus, VW, BYD, VinFast, Xpeng, Changan, GWM

Jika insentif dihentikan, LPEM FEB UI memprediksi harga mobil listrik bisa melonjak Rp 30-40 juta per unit. Misal, mobil seharga Rp 100 juta bisa menjadi Rp 130–140 juta.

Daftar Mobil Listrik Berpotensi Naik Harga

AION: V, UT, Y Plus

BYD: Seal, Dolphin, M6, Sealion 7, Atto 1, Atto 3

Changan: Deepal SO7, Lumin

Chery: Omoda E5, iCar, J6T

Citroen: EC3, C4

Denza: D9

Hyundai: Kona, Ioniq 5

Jaecoo: J5 EV

GWM: Ora 03

Maxus: Mifa 7, Mifa 9

MG: ZS EV, MG 4 EV

Polytron: G3, G3+

Xpeng: G6, X9

VinFast: VF3, e34, VF6

Wuling: Air EV, Binguo, Cloud, Darion

Ketiadaan keputusan pemerintah hingga bulan ketiga 2026 menimbulkan ketidakpastian serius bagi produsen dan konsumen. Industri otomotif nasional mendesak pemerintah segera memperjelas nasib insentif, agar mobil listrik tetap terjangkau dan tidak merugikan ekosistem kendaraan ramah lingkungan.

“Jika insentif dicabut, harga mobil listrik bisa naik drastis, memukul konsumen dan memperlambat transisi kendaraan ramah lingkungan,” ujar pengamat ekonomi LPEM FEB UI.

Mobil listrik tengah menjadi sorotan global. Dengan potensi kenaikan harga yang signifikan, konsumen di Indonesia diingatkan untuk cepat mengambil keputusan sebelum insentif habis.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.