DEPOK, Radarjakarta.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Cilodong menyebabkan terjadinya tanah longsor di tebing Cluster Kurma RT 02/15, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, pada Jumat (22/1/2026).
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 06.40 WIB, saat tebing Cluster Kurma tergerus aliran air hujan dan runtuh ke arah Kali Jantung, sehingga merusak turap penahan tanah setinggi kurang lebih 70 sentimeter dengan lebar longsoran sekitar 3 meter. Secara keseluruhan, kerusakan turap dan tebing tanah mencapai panjang sekitar 10 meter.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Danramil 03/Sukmajaya Kodim 0508/Depok, Mayor Inf Suyono, bergerak cepat bersama anggota Babinsa, aparatur Pemerintah Kota Depok, unsur Sumber Daya Air (SDA), serta warga setempat untuk melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian pada pukul 11.21 WIB.
Mayor Inf Suyono menjelaskan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pemda dan SDA guna mempercepat proses pembersihan material longsor.
“Kami bersama Babinsa dan unsur terkait segera melakukan pembersihan puing-puing batu akibat longsor dengan menggunakan alat berat jenis spider dari SDA, agar aliran sungai tidak tersumbat,” ujarnya.
Hingga Jumat siang, proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung, terutama untuk mengangkat batu dan tanah yang berpotensi menghambat aliran sungai serta menimbulkan longsor susulan.
Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Namun, secara materiil, longsor mengakibatkan kerusakan pada tebing tanah dan turap penahan di sekitar aliran sungai.
Danramil 03/Sukmajaya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat curah hujan tinggi.
Ia meminta warga segera melapor kepada aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi bencana lanjutan.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam penanggulangan bencana. Kami akan terus mendampingi warga hingga kondisi benar-benar aman,” pungkasnya.











