Rumah Makan di Cinere Depok Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Regulator Gas

Rumah Makan di Cinere Depok Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Regulator Gas
Rumah Makan di Cinere Depok Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Regulator Gas
banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id  – Sebuah rumah makan Ganto Minang yang berlokasi di Jalan Pangkalan Jati I RT 02/02, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota Depok, dilalap api pada Kamis (25/12/2025) sore. Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran regulator gas saat aktivitas memasak berlangsung.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan informasi kepolisian, api pertama kali muncul saat salah satu pekerja rumah makan mengganti tabung gas elpiji 12 kilogram yang habis digunakan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kapolsek Cinere AKP Chairul Saleh, S.Pd., M.H., melalui laporan resminya menyampaikan bahwa petugas langsung melakukan pengecekan lokasi kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Sekitar pukul 16.00 WIB, personel Polsek Cinere yang dipimpin Pawas IPTU Firman bersama piket fungsi mendatangi lokasi untuk melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran,” ungkapnya.

Saksi Slamet menjelaskan, saat kejadian ia sedang memasak nasi menggunakan satu kompor dengan api kecil, lalu hendak menyalakan kompor kedua untuk memasak sayur. Namun, tabung gas diketahui habis. Setelah mengganti tabung gas baru dan mengencangkan regulator, api tiba-tiba menyambar dan dengan cepat membesar.

“Saksi sempat berupaya memadamkan api menggunakan kain basah dan alat pemadam api ringan (APAR), namun api terus membesar hingga membakar seluruh kios rumah makan,” jelas laporan kepolisian.

Petugas Pemadam Kebakaran mengerahkan tiga unit mobil damkar, terdiri dari dua unit UPT Cinere dan satu unit UPT Jagakarsa. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Pemilik rumah makan diketahui bernama Rahman (50), warga Jakarta Selatan. Namun, kerugian material akibat kebakaran hingga kini masih dalam proses pendataan.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, petugas kepolisian telah memasang garis polisi, meminta keterangan saksi-saksi, serta membuat laporan kejadian. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh kebocoran regulator gas elpiji 12 kilogram.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner, agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan memasak berbahan bakar gas guna mencegah kejadian serupa.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.