Tak Perlu Lagi ke Jakarta, Warga Bekasi Kini Bisa Jalani Radioterapi Kanker di Kota Sendiri

banner 468x60

RADARJAKARTA.ID – Warga Kota Bekasi yang membutuhkan radioterapi kanker kini tak perlu lagi dirujuk ke Jakarta. Primaya Hospital Bekasi Barat resmi menghadirkan layanan radioterapi berpresisi tinggi, memungkinkan pasien kanker menjalani perawatan lanjutan secara terpadu di kota sendiri tanpa harus menghadapi antrean panjang dan beban biaya tambahan akibat rujukan ke luar daerah.

Hadirnya layanan radioterapi ini menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan layanan kanker di Bekasi dan wilayah penyangga Jakarta. Selama bertahun-tahun, keterbatasan fasilitas radioterapi membuat pasien kanker di Bekasi harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota dengan waktu tunggu yang kerap berbulan-bulan.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyambut positif pengoperasian radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat. Menurutnya, fasilitas ini merupakan lompatan penting dalam pemerataan layanan kesehatan, khususnya bagi pasien kanker.

“Dengan adanya radioterapi di Bekasi, masyarakat tidak lagi bergantung pada rumah sakit di Jakarta. Ini mempermudah pasien mendapatkan perawatan tepat waktu dan lebih dekat dengan keluarga,” ujar Tri Adhianto saat peresmian layanan tersebut.

Kehadiran radioterapi di Bekasi juga menjadi langkah strategis di tengah tren peningkatan kasus kanker nasional. Data Global Cancer Observatory (Globocan) mencatat, jumlah kasus kanker di Indonesia terus meningkat dan diproyeksikan naik hingga 63 persen pada periode 2025–2040, sehingga kebutuhan fasilitas terapi lanjutan semakin mendesak.

Layanan radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat didukung mesin SHINVA XHA1400 Multi Energy Linear Accelerator dengan teknologi 3D Conformal Radiotherapy (3D CRT) dan Intensity-Modulated Radiation Therapy (IMRT). Teknologi ini memungkinkan pemberian radiasi secara presisi dengan pengaturan dosis yang akurat, sehingga terapi kanker lebih efektif sekaligus meminimalkan risiko paparan radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menegaskan bahwa pengembangan layanan kanker menjadi fokus utama perusahaan.
“Hadirnya radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat merupakan bagian dari komitmen kami membangun Cancer Center yang komprehensif dan berstandar internasional, agar pasien kanker mendapatkan perawatan yang terintegrasi, efektif, dan berkesinambungan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat dr. Yoana Periskila Winarto, MKK., MHPM, menyampaikan bahwa rumah sakit ini telah berstatus rumah sakit swasta tipe A pertama di Kota Bekasi sejak Juli 2025.
“Dengan tambahan layanan radioterapi, kami memperkuat layanan onkologi berbasis multidisciplinary care dalam satu fasilitas, didukung lebih dari 10 dokter spesialis onkologi dengan berbagai subspesialisasi, mulai dari hematologi, digestif, ginekologi, hingga onkologi anak,” jelasnya.

Pengoperasian radioterapi ini sejalan dengan Rencana Kanker Nasional yang menekankan peningkatan kapasitas layanan kanker dari deteksi dini hingga terapi lanjutan. Didukung akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) sejak 2014, Primaya Hospital Group terus memperluas akses layanan kanker berstandar global agar lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Dengan hadirnya radioterapi di Bekasi, pasien kanker kini memiliki akses perawatan yang lebih cepat, dekat, dan komprehensif—sekaligus menandai babak baru layanan onkologi di wilayah penyangga ibu kota.***

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.