TNI dan ADF Latihan Gabungan “Bhakti Kanyini Ausindo 2025” Simulasikan Tsunami di Banten

banner 468x60

LEBAK, Radarjakarta.id Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Australian Defense Force (ADF) menggelar latihan gabungan spektakuler bertajuk “Bhakti Kanyini Ausindo 2025” di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan yang dimulai sejak 20 hingga 31 Oktober 2025 ini menjadi salah satu latihan mitigasi bencana paling besar yang pernah digelar di wilayah selatan Pulau Jawa.

Latihan gabungan ini melibatkan ratusan prajurit TNI dari Korem 064/Maulana Yusuf dan Kodim 0603/Lebak, serta puluhan personel ADF dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak. Mereka melakukan simulasi tanggap darurat gempa bumi dan tsunami lengkap dengan skenario evakuasi warga, pertolongan medis, hingga distribusi logistik pascabencana.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata memperkuat sinergi lintas instansi dan negara dalam menghadapi bencana. “Latihan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam operasi kemanusiaan. Wilayah selatan Banten sangat rawan gempa dan tsunami, sehingga latihan gabungan semacam ini mutlak diperlukan,” ujarnya di lokasi kegiatan, Selasa (28/10/2025).

BPBD Lebak menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) sebagai bagian dari Field Training Exercise (FTX). Dalam latihan ini, mereka dilatih untuk bertindak cepat dalam kondisi darurat, mengevakuasi korban, dan mengatur alur bantuan di titik bencana. “Kami ingin personel terbiasa menghadapi situasi nyata sehingga tidak panik saat bencana benar-benar terjadi,” tambah Febby.

Salah satu peserta, Mumu Mahpudin, mengaku latihan gabungan tersebut memberikan pengalaman berharga. “Latihan seperti ini sangat penting. Kami bisa belajar langsung dari TNI dan ADF tentang kecepatan koordinasi serta strategi penanganan lapangan,” ujarnya.

Kegiatan Bhakti Kanyini Ausindo 2025 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lebak. Selain menjadi ajang latihan militer dan kemanusiaan, kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Indonesia dan Australia memperkuat kerja sama bilateral di bidang penanggulangan bencana dan pertahanan kawasan Indo-Pasifik.

Melalui latihan ini, TNI dan ADF menegaskan komitmennya menjaga keselamatan rakyat dari ancaman bencana alam. Lebak menjadi simbol kolaborasi militer lintas negara yang tak hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga membangun ketahanan bangsa dan solidaritas kemanusiaan di garis depan Nusantara.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.