TANGERANG, Radarjakarta.id – Suasana khidmat menyelimuti Lapas Kelas I Tangerang saat jajaran petugas bersama warga binaan menggelar doa bersama lintas agama demi keselamatan dan kebaikan bangsa Indonesia.
Kegiatan yang diikuti umat Islam, Kristen, dan Buddha ini menjadi wujud nyata semangat toleransi dan kebersamaan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Doa dipanjatkan sesuai keyakinan masing-masing, namun menyatu dalam harapan yang sama: Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa doa bersama ini bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga bentuk kepedulian serta cinta tanah air. “Kita semua, baik petugas maupun warga binaan, punya kewajiban mendoakan negeri ini agar selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, diberi keselamatan, serta tetap rukun dan bersatu,” ujarnya.
Suasana teduh dan penuh makna tampak ketika warga binaan serta petugas larut dalam doa. Kekhusyukan yang tercipta melahirkan ketenangan batin dan semangat baru untuk terus menjaga persaudaraan.
Doa lintas agama ini menjadi momentum penting, tidak hanya untuk mempererat kebersamaan di dalam lapas, tetapi juga untuk menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Dari balik tembok pemasyarakatan, semangat persatuan itu disuarakan, membawa pesan damai bagi seluruh rakyat Indonesia.|Eva*
Doa Bersama Lintas Agama di Lapas Kelas I Tangerang untuk Bangsa










