Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso bersama wartawan Radar Jakarta, Teuku Faisal di TMP Kalibata Jakarta.
JAKARTA, Radarjakarta.id – Langit Indonesia pagi ini diselimuti semangat membara. Upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 yang berlangsung serentak di seluruh nusantara mencatatkan sejarah baru, saat Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso atau akrab disapa Buwas, menyampaikan amanat yang langsung menggetarkan hati jutaan anggota Pramuka dari Sabang sampai Merauke bahkan menggema hingga komunitas Pramuka dunia.
Dengan tema “Kolaborasi untuk Ketahanan Bangsa”, Buwas memukul gong peringatan Pramuka 2025 dengan seruan yang bukan sekadar pidato, tetapi deklarasi tekad untuk menjadikan Pramuka benteng terakhir keutuhan NKRI di tengah badai tantangan global.
“Pramuka bukan sekadar seragam cokelat dan tali temali. Kita adalah garda terdepan, pemegang obor Pancasila, siap menjaga keutuhan Indonesia dari segala ancaman, mulai dari narkoba, judi online, hingga lunturnya nasionalisme akibat budaya asing,” tegas Buwas lantang, disambut tepuk Pramuka di seluruh Indonesia.
Dalam amanatnya, Buwas menyoroti derasnya arus digitalisasi dan disrupsi teknologi yang membawa tantangan serius, termasuk degradasi moral generasi muda. Ia mengajak seluruh anggota Pramuka untuk tampil sebagai agen perubahan, membentengi bangsa dengan karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta keterampilan hidup yang mumpuni.
Tak hanya mengobarkan semangat, Buwas membeberkan langkah nyata:
Pemberdayaan SDM Unggul melalui pendidikan karakter, life skill, dan soft-hard skill berbasis SESOSIF (Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, Fisik).
Program Ketahanan Pangan Nasional bersama HKTI dan FAO melalui pelatihan Training of Trainers (ToT) dan Mobile Training Team (MTT).
Aksi Lingkungan seperti penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum, dan kampanye hemat energi.
Kiprah Sosial dalam SAR, bencana alam, bakti sosial, hingga mendukung arus mudik Lebaran.
Semangat Pramuka 2025 tak hanya bergema di kota-kota besar. Dari perkampungan pegunungan, pulau-pulau terpencil, hingga pusat metropolitan, bendera merah putih berkibar bersama yel-yel Pramuka. Pesan Buwas pun mencuat di forum-forum Pramuka internasional, memicu pujian dari tokoh-tokoh kepanduan dunia atas komitmen Indonesia menjaga persatuan lewat pendidikan non-formal yang paling besar di Tanah Air.
“Gerakan Pramuka adalah pilar kekuatan bangsa. Satu Pramuka, Satu Indonesia!” seru Buwas, yang langsung menjadi kutipan viral di media sosial dengan jutaan share dan likes.
Menutup amanatnya, Buwas menyampaikan harapan besar menuju Indonesia Emas 2045, mengajak seluruh rakyat untuk berkolaborasi membangun bangsa, serta menegaskan bahwa Pramuka akan selalu relevan di setiap zaman.
“Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesiaku,” tutupnya, diiringi sorak sorai dan penghormatan Pramuka dari seluruh penjuru negeri.
Unduh Teks Amanat Lengkap Ketua Kwarnas Hari Pramuka 2025
Klik di sini: [Link Download PDF Amanat Hari Pramuka 2025]***











