BONDOWOSO, RadarJakarta.id —
Ketika antrean panjang BBM menjadi pemandangan sehari-hari di sejumlah SPBU Kabupaten Bondowoso akibat peningkatan volume kendaraan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bondowoso memilih untuk hadir dengan cara berbeda: tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menyuguhkan perhatian yang menyentuh hati masyarakat.
Selasa pagi (29/07/2025), seluruh regu patroli Satlantas diterjunkan ke titik-titik krusial antrean BBM, terutama di wilayah SPBU Nangkaan, yang kini menjadi jalur strategis pasca-penutupan Jalur Gumitir Banyuwangi. Mereka membagikan minuman teh segar dan permen kepada para pengendara yang sabar menanti di bawah terik matahari.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tapi juga bagian dari masyarakat. Saat cuaca ekstrem seperti ini, dehidrasi bisa terjadi kapan saja. Teh dan permen ini mungkin sederhana, tapi semoga bisa meringankan beban mereka,” ujar AKP Achmad Rochan, S.H., M.M, Kasatlantas Polres Bondowoso, pria asal Blitar yang dikenal ramah ini.
Lebih dari sekadar aksi simpatik, kegiatan ini juga diiringi dengan edukasi agar masyarakat tetap tertib dan tidak terjebak dalam kepanikan. Polisi mengingatkan agar warga tidak melakukan panic buying atau menimbun BBM secara berlebihan.
“Kami pastikan pasokan BBM aman. Tidak perlu khawatir atau menyulut kepanikan. Pengiriman dari pusat berjalan lancar, dan stok terus kami pantau,” tambah Rochan.
Kehadiran polisi yang humanis dan solutif ini disambut hangat oleh masyarakat. Banyak pengendara merasa terbantu, bukan hanya secara fisik karena diberikan minuman, tapi juga secara psikologis karena merasa ditemani di tengah situasi yang rentan membuat emosi memuncak.
Situasi di SPBU tetap kondusif dan tertib. Antrean tetap berjalan dengan lancar. Masyarakat pun memberi apresiasi atas inisiatif Satlantas yang dinilai responsif, empatik, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.***
Satlantas Bondowoso Bagikan Teh Segar untuk Pengantre BBM










