Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Anak Gubernur Jabar: Tiga Tewas Terinjak Massa, Termasuk Polisi

banner 468x60

GARUT, Radarjakarta.id – Sukacita berubah duka. Tiga orang dilaporkan tewas terinjak-injak dalam kerumunan massa saat pesta rakyat pernikahan anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lapangan Otto Iskandar Dinata, Garut, Jumat (18/7/2025) siang.

Tragedi memilukan ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat ribuan warga memadati area pintu masuk lapangan untuk mengikuti pesta akbar pernikahan putra sulung Gubernur Dedi, Maula Mulyadi (25), dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Karlina (32).

Tiga korban jiwa telah teridentifikasi:

1. Vania Aprilia (8), warga Sukamentri, Garut Kota.

,2. Dewi Jubaedah (61), warga Garut.

3. Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Bhabinkamtibmas Polsek Garut Kota.

Ketiganya meninggal akibat terinjak massa yang memaksa masuk ke area utama. Bahkan Bripka Cecep yang sempat membantu mengatur kerumunan, dilaporkan meninggal dunia usai pingsan saat bertugas.

“Saya lihat banyak yang pingsan, anak-anak dan lansia kelelahan dan sesak. Saya bantu angkat satu korban, anak kecil,” ungkap Nelis, pedagang kaki lima di sekitar lokasi acara.

Tangis Ibu Korban Menggema di RSUD dr. Slamet

Isak tangis pecah di ruang jenazah RSUD dr. Slamet saat Mela Puri, ibu Vania, memastikan jenazah bocah perempuan itu adalah putrinya.

“Iya, itu anak saya,” ucapnya lirih sambil menangis.

Jenazah Bripka Cecep sendiri dibawa ke RS Guntur Garut dengan pengawalan aparat.

Duka Menyelimuti Resepsi Elite, Rakyat Tewas di Gerbang

Pernikahan Maula anggota DPRD Jabar Fraksi Gerindra dan Luthfianisa, putri Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, menjadi sorotan nasional karena digelar dengan pesta rakyat megah. Namun hajatan itu berakhir duka saat keamanan tak mampu mengendalikan ribuan warga yang membludak.

“Pesta itu dirancang sebagai simbol kedekatan pemimpin dengan rakyat, tapi malah rakyat yang jadi korban,” ujar salah satu aktivis pemuda Garut yang hadir di lokasi.

Polisi: Pengamanan Dievaluasi Total

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, membenarkan insiden tersebut dan memastikan adanya evaluasi pengamanan.

“Benar, tiga orang meninggal dunia, termasuk anggota kami. Kami akan evaluasi total sistem pengamanan dan berkoordinasi dengan panitia pelaksana,” tegasnya.

Menurut Hendra, almarhum Bripka Cecep sedang menjalankan tugas mengatur jalur masuk saat insiden terjadi.

“Setelah acara dinyatakan terkendali, Bripka Cecep istirahat dan kemudian pingsan. Nyawanya tak tertolong,” ungkapnya.

Tagar #TragediGarutViral, Warganet Pertanyakan Prioritas

Warganet ramai membicarakan tragedi ini. Tagar seperti #TragediGarut, #PestaDuka, dan #TerlukaDiPernikahanPejabat jadi trending topic nasional. Banyak yang mempertanyakan prioritas pengamanan dan tanggung jawab moral para pejabat.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.