Viral! Siswi SD Tulis Surat ke Dedi Mulyadi, Minta Sekolah Baru

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Cianjur – Setelah sebelumnya viral kisah Aura Cinta yang mengkritik penggusuran dan mendapat perhatian langsung dari Dedi Mulyadi, kini muncul sosok bocah perempuan lain yang membuat publik tersentuh. Bukan dengan protes, namun lewat sebuah surat terbuka penuh harapan dan ketulusan, ia menggugah hati ribuan warganet.

Dialah Haifa Nur Ilmi, siswi SD berusia 10 tahun asal Ciranjang, Kabupaten Cianjur. Dalam sebuah video yang viral di Instagram @sd.tqmasyruriyah, Haifa mengenakan kerudung abu-abu dan dress senada, berdiri di tengah bangunan mirip kontrakan. Di tangan mungilnya tergenggam erat secarik kertas berisi curahan hati untuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

“Aku Haifa Nur Ilmi, sekolah di SDTQ Masyruriyah dan belajar di Rumah Quran Masyruriyah,” katanya membuka suratnya dengan suara tenang namun menyentuh.

Ia menceritakan kondisi sekolahnya yang jauh dari kata layak. Bukan bangunan permanen, bukan pula sekolah negeri megah seperti milik anak-anak lain. SDTQ Masyruriyah hanyalah deretan rumah kontrakan sederhana yang disulap menjadi ruang belajar.

“Lingkungan sekolahku bukan seperti sekolah. Lebih mirip deretan kontrakan rumah warga,” ungkap Haifa polos.

Haifa adalah bagian dari angkatan pertama di sekolah tersebut. Ia menyaksikan langsung bagaimana sekolah itu dibangun dari nol – dari sebuah rumah milik pendiri, hingga kini memiliki dua ruangan kelas yang sempit dan harus berbagi jadwal belajar.

Namun semangatnya tak luntur. Haifa tetap bermimpi besar: menjadi penghafal Al-Quran. Meski sekolahnya harus membayar kontrakan sebesar Rp 2,4 juta per bulan, dan ruang kelas terbatas membuat banyak teman-temannya terpaksa batal sekolah di sana.

“Aku ingin sekolah ini punya bangunan sendiri. Supaya lebih banyak anak-anak bisa belajar di sini dan mengejar cita-citanya,” ujar Haifa dalam surat terbuka yang dibacakannya dengan penuh harap.

Pesan tulus Haifa menyentuh hati ribuan netizen. Warganet membanjiri kolom komentar dengan doa, dukungan, dan tagar-tagar permintaan agar Dedi Mulyadi segera merespons.

“Masya Allah, semangat ya dek! Semoga Allah gerakkan hati pejabat untuk bantu kalian,” tulis seorang pengguna Instagram.

“Semoga Bapak Dedi Mulyadi lihat ini dan segera bantu bangun sekolah impian kalian,” tulis warganet lainnya.

Haifa menutup suratnya dengan harapan besar yang menggema di hati siapa pun yang menonton:

“Mudah-mudahan Bapak Gubernur bisa melihat video ini, tersentuh dengan keadaan kami, dan menjadi jalan bagi pembangunan sekolah kami yang lebih baik.”

Kisah Haifa kini menjadi simbol harapan dan keteguhan anak-anak pelosok yang berjuang di tengah keterbatasan. Ia tidak meminta kemewahan hanya sebuah tempat belajar yang layak demi masa depan mereka.

Akankah Dedi Mulyadi kembali turun tangan? (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.