Penyebab Sesak Napas pada Manusia

banner 468x60

Ilustrasi sesak napas. (kutipan dari para dokter ahli dan rumah sakit).

Radarjakarta.id | JAKARTA – Manusia, binatang, dan tumbuhan merupakan Makhluk hidup dapat melakukan pernapasan atau respirasi.

Artinya, semua makhluk hidup mulai dari manusia, hewan, hingga tumbuhan melakukan proses pernapasan di setiap waktu, mulai dari pagi, siang, hingga malam.

Dalam proses pernapasan ini, makhluk hidup mengambil oksigen dari lingkungannya dan mengeluarkan karbondioksida serta uap air ke dalam lingkungannya.

Makhluk hidup seperti Manusia Bernapas mengambil oksigen dari udara luar masuk melalui mulut atau hidung. Kemudian oksigen sampai di paru-paru, lalu paru-paru memompa oksigen ke seluruh tubuh untuk melakukan aktivitas. Sisa oksigen dikeluarkan menjadi karbon dioksida (co2).

Bagi manusia yang Sesak nafas, atau dalam istilah medis disebut dyspnea adalah respons alami ketika tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi. 

Sesak napas dapat terjadi pada orang yang sehat seperti pada orang gemuk susah napas, orang lari atau jalan cepat, sedang tegang dan ketakutan, orang tua, hingga ibu hamil. 

Kondisi ini umum dan tidak berbahaya karena memang melakukan sesuatu yang membutuhkan upaya fisik dan energi.

Tetapi ada juga sesak napas pada orang sakit. Nah, inilah yang harus diwaspadai karena biasanya sesak menjadi gejala dari penyakit tertentu.

Sesak napas adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan dalam bernapas. Dalam istilah medis, kondisi ini juga dikenal sebagai dyspnea. Sesak napas merupakan gejala penyakit pada jantung atau paru-paru.

Sesak napas bisa terjadi secara tiba-tiba dan dalam jangka waktu yang singkat (akut) atau dalam jangka waktu yang panjang serta berulang (kronis). Jika tidak mendapat penanganan yang tepat, sesak napas dapat mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen (hipoksia) dan menimbulkan komplikasi serius.

Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan fisik atau psikis (psikologis). Sesak napas karena gangguan fisik terjadi karena sistem pernapasan dan sirkulasi darah tidak mampu mengedarkan cukup oksigen untuk tubuh.

Sesak napas akibat gangguan pada paru-paru bisa terjadi karena adanya hambatan pada saluran udara, luas permukaan paru-paru yang berkurang, atau paru-paru yang tidak elastis atau sakit paru. Kondisi ini dapat terjadi dalam jangka waktu yang pendek (akut) atau panjang (kronis).***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60