Viral! Warung Seblak Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja

banner 468x60

Ratusan pelamar kerja rela antre untuk melamar pekerjaan di warung seblak Bangsat (Bang Satria) Seuhah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Radarjakarta.id | CIAMIS – Magnet yang luar biasa terlihat sebuah video yang viral di media sosial yang memperlihatkan ratusan pelamar kerja rela antre untuk melamar pekerjaan di warung seblak Bangsat (Bang Satria) Seuhah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Video tersebut diunggah akun TikTok @tenihartati10, ratusan pelamar kerja memadati warung seblak tersebut untuk melakukan walk in interview.

Pelamar kerja tersebut didominasi oleh perempuan. Pelamar kerja melamar di warung seblak yang sudah terkenal tersebut pada 17 Mei 2024 silam.

Diketahui, jika warung seblak tersebut tengah membuka walk in interview untuk merekrut karyawan baru.

Walk in interview yang diadakan tersebut adalah dari warung seblak ‘Bangsat’ (Bang Satria) yang memang diketahui sudah cukup terkenal.


Tak tanggung-tanggung, 200 pelamar hingga antre untuk bisa melamar ke warung seblak tersebut.

Diketahui, jika para pelamar kerja tersebut tengah berada di kompleks pertokoan Pasar Sindangkasih, Ciamis pada Jumat (17/5/2024).

Selain itu, fakta mengejutkan jika warung seblak yang tengah ramai diserbu oleh para pelamar kerja tersebut sering mendapatkan omset hingga miliaran rupiah.

Fenomena ini dipandang menjadi krisis keterbukaan lapangan kerja yang menjangkiti usia angkatan kerja Indonesia dewasa ini.

Senior Ekonom Indef Tauhid Ahmad menjelaskan, fenomena berbondong-bondongnya Gen Z melamar pekerjaan di warung seblak daerah Ciamis, Jawa Barat tersebut, lantaran perpindahan industri ke daerah yang lebih murah menerapkan upah minimum bagi pekerjanya.

“Kondisi ini diakibatkan oleh industri-industri yang berpindah ke daerah yang menetapkan upah yang lebih rendah,” ujar Tauhid, Sabtu (25/5/2024).

Menurutnya, implikasi perpindahan industri tersebut mengakibatkan daerah yang memiliki kepadatan tenaga kerja, tidak mampu memenuhi permintaan kebutuhan lapangan kerja.

“Tingkat upah yang lebih tinggi dalam suatu daerah, mengakibatkan industri lebih memilih mencari labour cost yang lebih murah. Seperti di Jawa Barat tadi, industri yang ada disana kebanyakan berpindah ke Jawa Tengah,” pungasnya. | Sri*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60